Menurut Kantor Berita ABNA, rangkaian kekalahan yang dialami kelompok teroris ISIS dalam sejumlah peperangan terakhir dengan militer Suriah, membuat mereka menjadi panik.
Keputus asaan ISIS dilampiaskan ke warga sipil di kota Adlib, yang mayoritas penduduknya bermazhab Syiah. Puluhan mortir dilontarkan ISIS ke pemukiman penduduk, yang menyebabkan puluhan warga sipil meninggal dunia dan luka-luka. Selain menelan korban jiwa dan luka-luka yang kebanyakan dari kaum perempuan dan anak-anak, serangan mortir tersebut juga merusak sejumlah bangunan dan kendaraan.
