Menurut Kantor Berita ABNA, Presiden Republik Islam Iran Hujjatul Islam wa Muslimin Dr. Hasan Rouhani dalam pertemuannya dengan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan beserta rombongan di Tehran selasa (6/12) mengatakan, “Iran dan Indonesia memiliki potensi besar untuk meningkatkan kerjasama dalam berbagai bidang khususnya dalam bidang ekonomi dan perdagangan. Kerjasama ekonomi bisa dibangun misalnya dalam bidang bisnis utamanya perdagangan minyak dan gas serta hasil bumi. Dalam bidang pembangunan infrastruktur, Indonesia-Iran pun bisa merambah kerjasama yang saling menguntungkan.
Presiden Iran tersebut lebih lanjut mengatakan rasa optimisnya akan hubungan kedua negara yang semakin lama semakin erat. Ia menyebut dengan hubungan ekonomi yang saat ini dibangun antara Tehran dan Jakarta, kedua negara berpotensi mendapat keuntungan 2 Milyar dollar pertahunnya.
Dalam bidang kerjasama kebudayaan, Hasan Rouhani berkata, “Islam yang dibutuhkan dunia saat ini adalah Islam yang sejati, yang menjadi rahmat dan menyebarkan keadilan. Islam yang mengusung semangat persatuan antar kaum Muslimin se dunia. Sebab dengan wahdah dan persatuan, kita dapat membangun kebudayaan Islam yang maju dan turut mewujudkan peradaban dunia yang berkeadilan.”
Menurutnya, mempererat hubungan antara ulama Indonesia dan Iran adalah agenda mendesak dan penting untuk terus digalakkan. “Eratnya hubungan antara ulama di kedua negara, akan memberi dampak positif dan pengaruh yang besar bagi dunia Islam.” Ungkapnya.
Menyinggung ketidak amanan yang terjadi di sejumlah negara Islam seperti Yaman, Suriah dan Irak, Rouhani menyebutnya sebagai masalah bersama umat Islam. “Semua kemampuan kita harus dikeluarkan untuk turut menyelesaikan masalah ketidak amanan disejumlah negara di daerah kawasan.” Tegasnya.
Presiden Rouhani juga menegaskan pentingnya kerjasama Iran-Indonesia dalam menghadapi fenomena takfirisme dan terorisme di dunia Islam. “Terorisme adalah masalah besar umat Islam saat ini, sebab mereka melakukan kekacauan di banyak negara dengan mengatasnamakan Islam. Ulama Islam harus aktif menjelaskan kepada umat, akan hakikat dan penyimpangan dari kelompok teroris tersebut.”
“Umat Islam harus diperkenalkan mengenai hakikat Islam yang sebenarnya, sampai kelompok teroris tidak lagi punya tempat dalam tubuh umat Islam.” Tambahnya.
Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan membenarkan pernyataan Hasan Rouhani dengan berkata, “Iran dan Indonesia adalah dua negara Islam yang besar, yang dengan semua potensi yang ada dapat dimanfaatkan untuk bisa lebih memperat kerjasama antar kedua negara.”
Menyinggung pentingnya persatuan Islam, Zulkifli Hasan mengatakan, “Iran dan Indonesia sama-sama negara yang mayoritas berpenduduk muslim. Persatuan Islam adalah harga mati yang tidak bisa ditawar. Kerjasama antara Iran dan Indonesia, kami harap dapat memberi kontribusi besar bagi terwujudnya persatuan Islam.”