Menurut Kantor Berita ABNA, seorang perempuan pengikut Kristiani Katolik asal Jerman hadir di kantor resmi Hujjatul Islam wa muslimin Muhammad Ali Dastarjardi, imam Jum’at Rudsar Republik Islam Iran untuk menyatakan keislamannya dan memilih Syiah sebagai mazhabnya dalam berislam.
Emilia yang berusia 41 tahun berdarah campuran Jerman-Iran, ayahnya dari Jerman, dan ibunya berasal dari Iran menyatakan kebahagiaannya setelah memeluk agama Islam. “Saya bangga dengan keputusan yang saya ambil. Inilah adalah keputusan besar, yang juga memang tidak ringan untuk saya ambil. Banyak proses yang saya tempuh sehingga saya akhirnya memutuskan untuk berpindah keyakinan.” Ungkapnya.
“Dalam proses pencarian keyakinan, saya menemukan Islam adalah agama yang menjawab semua persoalan kehidupan. Jawaban-jawaban yang islam berikan sangat rasional dan menyentuh nurani. Insya Allah semoga saya bisa menjalani berbagai ketentuan yang memang telah digariskan dalam agama ini.” Tambahnya lagi.
Emilia, ibu yang memiliki putra 8 tahun tersebut menambahkan, “Keputusan yang saya ambil ini, sepengetahuan suami dan kedua orangtua saya. Dan saya bersyukur, mereka mensupport dan memberikan dukungannya. Bahkan ayah saya, juga sedang mengkaji Islam. Semoga sama halnya dengan saya, beliau juga mendapat hidayah Islam.”
Hujjatul Islam wa Muslimin Muhammad Ali Dastarjardi dalam sambutannya, menyatakan, “Islam adalah agama yang menyeimbangkan antara sisi-sisi spritual dengan sisi-sisi kemanusiaan, cinta dan kasih sayang kepada sesama manusia. Karena itulah saudari kita ini, tergerak hatinya untuk menerima kebenaran Islam. Semoga dalam proses selanjutnya, syariat dan aturan-aturan dalam Islam bisa dijalankan dengan baik. Sebab Islam bukan hanya keyakinan semata, namun juga dibarengi dengan amal salih dan perilaku-perilaku kebajikan.”