8 Mei 2014 - 14:03
Perpecahan Sunni-Syiah, Senjata Musuh Islam

“Kita tidak seharusnya menyulut kebencian mazhab, karena jelas bahwa perpecahan di antara Muslimin layaknya sebuah pedang di tangan musuh-musuh Islam yang dapat mengantarkan mereka ke tujuannya.”

Menurut Kantor Berita ABNA, pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar menilai upaya merusak persatuan dan memicu perpecahan antara Syiah dan Sunni merupakan salah satu bentukkufur nikmat.     

 

Bertepatan dengan hari kelahiran Sayidah Fatimah Zahra as, Putri Rasulullah Saw, Ahad (20/4) Rahbar mengatakan, kita tidak seharusnya menyulut kebencian mazhab, karena jelas bahwa perpecahan di antara Muslimin layaknya sebuah pedang di tangan musuh-musuh Islam yang dapat mengantarkan mereka ke tujuannya.  

 

Rahbar menyinggung upaya musuh-musuh Revolusi Islam yang ingin merusak akidah dan keyakinan rakyat serta menciptakan penyimpangan dari jalan pemerintahan Islam dan bangsa Iran dengan menggunakan media-media informasi serta elektronik. Ia menegaskan, "Tujuan musuh adalah menundukkan Islam,  mencegah masyarakat dan pengetahuan Syiah menjadi teladan di dunia."

 

Ia menambahkan, "Pemerintahan Islam memiliki fasilitas dan media tak tertandingi dalam menghadapi konspirasi serta rencana-rencana rumit musuh. Acara-acara keagamaan dan pertemuan langsung dengan rakyat lewat mimbar adalah salah satu fasilitas yang unik."

 

"Imam Khomeini telah menjadi perantara sehingga Dunia Islam, baik Syiah maupun Sunni menjadi bangga dengan keislamannya," tegas Rahbar.

 

Menurut Rahbar, tujuan dibentuknya masyarakat Islami adalah terciptanya kehidupan yang sehat secara Islam, terciptanya masyarakat makmur, independen, bermoral tinggi, bersatu, solid dan terciptanya masyarakat bertakwa. Masyarakat semacam ini, katanya, hanya akan terwujud melalui kerja keras, tidak bermalas-malasan dan tak kenal putus asa.  

 

"Pelajaran terbesar kehidupan Sayidah Fatimah Zahra as bagi umat manusia adalah kerja keras dan kehidupan yang bersih dari dosa," tandasnya.

 

Sumber: IRIB Indonesia