5 Februari 2014 - 20:30
Mengenal Kemampuan Diri, Jalan Menuju Keberhasilan

“Sebagaimana yang dipesankan Imam Ja’far Shadiq alaihi salam, setiap manusia harus mengenal kapasitas dan kemampuan dirinya, yang dengan itu ia mampu meraih kesuksesan dari apa yang ia perjuangkan.”

 

Menurut Kantor Berita ABNA, Ayatullah al Uzhma Ja’far Subhani pada penyampaiannya di kelas Dars Kharij Ushul yang diasuhnya di Masjid A’dzham Qom Republik Islam Iran berkenaan dengan masuknya sepuluh hari Fajar yang dikenang sebagai hari kedatangan kembali Imam Khomeini rahimahullah dari pengasingannya di Perancis dan tumbangnya rezim Pahlevi, mengatakan, “Sebagaimana yang dipesankan Imam Ja’far Shadiq alaihi salam, setiap manusia harus mengenal kapasitas dan kemampuan dirinya, yang dengan itu ia mampu meraih kesuksesan dari apa yang ia perjuangkan.”

 

“Barangsiapa yang selalu menilai dirinya lebih baik dari orang lain pada hakekatnya telah terjebak pada kesombongan, sebab orang lain selalu lebih kecil dalam pandangannya. Hatinya telah terjangkiti penyakit takabbur yang berbahaya.” Lanjut ulama marja taqlid tersebut.

 

“Seseorang dalam bergaul dan berinteraksi dengan orang lain dalam kehidupan sosial sebisa mungkin tidak memancing orang lain untuk berprasangka buruk atau menilai negatif pada dirinya. Termasuk untuk tidak memandang negatif terhadap orang lain, hatta kepada orang sombong dan takabbur sekalipun. Imam Khomeini rahimahullah memesankan, bahwa orang yang terjebak pada kesombongan dan ketakabburan hanya menunjukkan kekurangan akalnya bukannya menunjukkan tanda ketidak beragamaan seseorang.” Tambah Ayatullah yang produktif dalam menghasilkan karya-karya best seller tersebut.

 

Di bagian akhir dari penyampaiannya, Ayatullah Subhani mengingatkan, “Pelaku riba bukan hanya telah melakukan pelanggaran syar’i namun juga telah melahirkan kesenjangan ekonomi di tengah-tengah masyarakat yang berakibat pada ketidak tenangan dan ketidak tentraman kehidupan sosial.”