Menurut Kantor Berita ABNA, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM) yang diwakili Mohd Aizam Mas’od dalam pernyataannya mengklaim mengenal pasti sekitar 1.500 penganut Syiah yang tersebar di beberapa wilayah di Malasyia dan menurutnya wilayah yang paling aktif di sekitar Selangor, Perak dan Johor. Aizam Mas’od yang menjabat sebagai Penolong Pengarah Bahagian Penyelidikan Akidah JAKIM tersebut menambahkan lembaganya bekerjasa dengan Jabatan Agama Islam Negeri untuk mengambil tindakan hukum bagi para penganut Syiah yang diketahui identitasnya tersebut.
“Selama ini pihak Jabatan Agama Islam Negeri menghadapi masalah untuk mengajukan mereka ke Mahkamah Syariah karena belum memiliki bukti yang mencukupi.” Ungkapnya sebagaimana dinukil dari media Malaysia setempat The Malaysian Insider.
Dalam lanjutan pernyataannya, aktivis Islam yang getol mendakwahkan kesesatan Syiah tersebut mengakui gencarnya media menurunkan berita mengenai pemahaman Syiah justru semakin membuat masyarakat penasaran dengan ajaran Syiah dan mempelajarinya sendiri, hal tersebut membuat jumlah pengikut Syiah di Malaysia justru meningkat pesat hanya dalam beberapa bulan terakhir.
Menurutnya hal tersebut sangat mengkhawatirkan. “Yang penting dilakukan adalah pemantauan dan tindakan tegas yang membuktikan kesungguhan pemerintah dalam memberantas ajaran sesat tersebut.” Tambahnya.
Mohd Aizam juga menambahkan bahwa JAKIM akan mengadakan kerjasama dengan Jabatan Agama Islam Negeri-negeri untuk mencari jalan menghambat laju perkembangan Syiah di negeri Melayu tersebut.
Mohd Aizam Mas’od belum lama ini menjadi salah satu pembicara dalam sebuah seminar mengenai “Akidah Ummah” yang terselenggara atas kerjasama JAKIM, Dewan Bahasa dan Pustaka serta Penerbitan Dian Darulnaim Sdn Bhd. Dia membawakan tema seputar kesesatan pemahaman Syiah.