29 Agustus 2013 - 19:30
Ledakan Bom Kembali Guncang Irak

Bom menghantam pasar buah terkenal Samarra di daerah Jiberia pada Kamis (29/8) malam ketika sejumlah besar orang biasanya datang ke pasar itu untuk berbelanja dengan hargapotongan (lebih murah).

Menurut Kantor Berita ABNA, dalam 6 peristiwa ledakan dari kelompok teroris yang terbaru di Irak merenggut 77 korban jiwa dan luka-luka. Ledakan terbesar dan terparah terjadi dipasar umum buah di kota Samarra, utara Baghdad, ibukota Irak, yang menewaskan sedikitnya 19 orang dan melukai 37 orang lainnya.

Bom menghantam pasar buah terkenal Samarra di daerah Jiberia pada Kamis (29/8) malam ketika sejumlah besar orang biasanya datang ke pasar itu untuk berbelanja dengan hargapotongan (lebih murah).

Pemboman tersebut terjadi sehari setelah gelombang penembakan dan pemboman pada Rabu telah menewaskan sedikitnya 75 orang dan melukai lebih dari 200 lainnya. Sebagian besar serangan pada Rabu itu menarget tempat parkir, pasar terbuka dan restoran di distrik Syiah di Baghdad dan sekitarnya.

Menurut laporan AFP, lebih dari 600 orang sejauh ini telah tewas di Irak pada bulan Agustus.

Ledakan lainnya terjadi di Abu Gharib bagian utara Baghdad yang menewaskan 6 orang dan melukai 15 orang. Dalam sebuah pernyataan, kelompok Al Qaedah menyatakan diri sebagai pelaku dan penanggungjawab dari berbagai rangkaian ledakan bom yang terjadi di Irak dalam tempo satu hari tersebut.

Perdana Menteri Irak, Nuri Maliki mengecam dan mengutuk aksi terorisme tersebut. Diapun menyerukan kepada negara-negara kawasan untuk bersatu dalam menghadapi konspirasi kelompok teroris yang telah banyak berbuat makar dan kerusuhan dibeberapa negara di kawasan Timur Tengah, seperti di Irak dan Suriah.