2 Agustus 2013 - 16:33
Solusi Palestina Hanya Muqawama!

"Perundingan damai yang telah berlangsung selama 60 tahun pendudukan atas Palestina itu tidak sedikit pun menguntungkan warga Palestina. Jika ada kebaikan dan berkah yang dirasakan, maka itu semua adalah berkat muqawama dan intifada heroik serta perjuangan mereka selama 20 hari dan perlawanan delapan hari menghadapi rezim Zionis Israel."

Menurut Kantor Berita ABNA, Imam shalat Jumat Tehran, Ayatullah Sayid Ahmad Khatami menekankan bahwa satu-satunya solusi krisis Palestina adalah muqawama (resistensi) dan bukan lainnya seraya menyatakan, "Semua perundingan ini, hanya dalam rangka menstabilkan rezim Zionis dan melegalkan eksistensi Israel yang perampok, serta menciptakan lingkaran yang aman baginya."

Dalam khutbah Jumatnya hari ini (Jumat, 2/8) Ayatullah Sayid Ahmad Khatami menilai partisipasi dalam peringatan Hari Quds Sedunia termasuk amal saleh karena dalam Al-Quran menyebutkan bahwa langkah yang membuat musuh geram dicatat sebagai amal saleh dan amal ini akan menyatukan Dunia Islam. 

"Hari ini, kita meneriakkan mampus Amerika dan Israel, serta meluapkan kebencian kita atas kejahatan dan brutalitas terhadap bangsa Palestina," tegas Ayatullah Khatami.

"Kelengahan umat Muslim, telah dimanfaatkan oleh pemerintah zalim Amerika Serikat  dan sedang mengacu perundingan damai yang sekarang sedang dibahas di Kementerian Luar Negeri AS," katanya.

"Perundingan damai yang telah berlangsung selama 60 tahun pendudukan atas Palestina itu tidak sedikit pun menguntungkan warga Palestina. Jika ada kebaikan dan berkah yang dirasakan, maka itu semua adalah berkat muqawama dan intifada heroik serta perjuangan mereka selama 20 hari dan perlawanan delapan hari menghadapi rezim Zionis Israel."

"Ini berarti, solusi masalah Palestina hanya ada pada muqawama dan bukan lainnya," jelas Ayatullah Khatami.

Di bagian lain khutbahnya, Ayatullah Khatami menegaskan, "Strategi yang beberapa tahun terakhir digulirkan oleh Gedung Putih adalah masalah perpecahan Dunia Islam."

"Mereka menemukan sekelompok orang idiot Takfiri yang dapat dengan mudah membunuh seorang manusia, untuk dihadap-hadapkan dengan Dunia Islam. Mereka berhasil menyibukkan dunia Islam sementara mereka yang terus mengeruk keuntunganya," papar Khatami.

Ditegaskannya, "Para kriminal yang dikebang-biakkan dengan dolar-dolar Amerika dan asing, datang ke Irak untuk membantai massal mereka dan selama sehari sebanyak 60 hingga 70 orang tewas. Di Suriah, mereka juga beraksi dan yang pasti mereka berafiliasi dengan rezim Zionis Israel dan pihak asing, karena seorang Muslim tidak mungkin berperilaku seperti  mereka."