17 Juli 2013 - 19:30
Ramadhan, Pembunuhan terhadap Warga Syiah Berlanjut

Bersamaan dengan masuknya bulan suci Ramadhan, dua kelompok teroris dari anasir Sepah Shahabah dan Laskar Jangju melakuan serangan bersenjata kepemukiman Syiah Pakistan.

Menurut Kantor Berita ABNA, bersamaan dengan masuknya bulan suci Ramadhan, dua kelompok teroris dari anasir Sepah Shahabah dan Laskar Jangju melakuan serangan bersenjata kepemukiman Syiah Pakistan. Mereka tidak hanya melakkan teror namun juga menculik beberapa warga. Selasa (16/7) jenazah Hafidz Abdul Wahid yang menjadi korban penyerangan dan penculikan tersebut ditemukan warga pasca satu pekan kemudian. Ia dibunuh setelah mengalami penyiksaan terlebih dahulu. Jasadnya dimasukkan di dalam karung goni dan dilemparkan di jalan sampai kemudian ditemukan oleh warga setempat. Menurut keterangan warga setempat, Hafidz Abdul Wahid adalah seorang Sunni yang kemudian beralih menjadi Syiah. Hal tersebut membuat kelompok teroris wahabi geram.

Dari laporan resmi pemerintah Pakistan, sejak  6 bulan pertama tahun 2013 lebih dari 300 warga Syiah Pakistan menjadi korban pembunuhan kelompok teroris Wahabi, baik melalui serangan bersenjata, peledakan bom maupun penculikan. Kebanyakan warga Syiah yang terbunuh adalah warga kota Queeta dan Mehr Abad yang memang merupakan dua kota pemukiman Syiah di Pakistan. Pihak kepolisian Pakistan sampai saat ini belum mampu menghentikan merebaknya aksi teroris dan kekerasan diwilayahnya.