Menurut Kantor Berita ABNA,
Sekretaris Jenderal Majma' Jahani Ahlul Bait as menulis surat terbuka kepada
Ketua Persatuan Ulama Sedunia, Yusuf Al-Qardhawi yang dalam banyak
pernyataannya menimbulkan perpecahan di tubuh kaum muslimin bahkan salah satu
ceramahnya yang menyerukan Syaikh. Prof. Al Buthi untuk dibunuh menyebabkan
kematian ulama kharismatik Ahlus Sunnah Suriah tersebut.
Dalam suratnya tersebut Syeikh Hasan
Akhtari mengecam keras sikap negatif
Qardhawi yang telah terang-terangan menyatakan keberpihakan kepada kubu AS dan
Israel termasuk dukungannya terhadap kelompok takfiri. Menurut beliau,
"Sikap ini akan berefek pada meningkatnya fitnah antar mazhab dan golongan
dalam dunia Arab dan dunia Islam. Hanya akan meningkatkan pertumpahan darah,
pemusnahan kehidupan sementara seluruh umat Islam hari ini amat memerlukan
persatuan dalam menghadapi konspirasi global, diskriminasi sektarian dan
terorisme, di samping memerlukan penyusunan agenda untuk menyatukan barisan
dalam berhadapan dengan rezim Zionis dan kekuatan angkuh dunia (baca: AS dan
Uni Eropa)."
Berikut adalah teks surat Syeikh
Hasan Akhtari yang ditujukan kepada Yusuf Qhardawi:
Dengan
nama Allah yang Maha Penyayang lagi Maha Pengasih
"Orang-orang
Yahudi dan Nasrani tidak akan senang kepada kamu hingga kamu mengikuti agama
mereka. Katakanlah: "Sesungguhnya petunjuk Allah itulah petunjuk (yang
benar)". Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti kemauan mereka setelah
pengetahuan datang kepadamu, maka Allah tidak lagi menjadi pelindung dan
penolong bagimu."
[Qs. Al-Baqarah: 120]
Tuan
Syeikh Dr. Yusuf Al-Qardhawi
Assalamualaikum
Warahmatullahi Wa Barakatuh
Rasa
penyesalan dan duka cita yang mendalam harus kami sampaikan, setelah mendapat
informasi bahwa anda telah menyatakan pernyataan-pernyataan yang anti Iran,
anti Hizbullah termasuk mengecam Sekjen Hizbullah Sayyid Hasan Nashrullah,
pemerintah Suriah dan kaum Alawi yang telah ada keluarkan di Doha dengan
menggunakan kalimat-kalimat yang mengejutkan, memalukan dan tidak wajar. Oleh
itu karena itu kami menyatakan rasa kecewa dan kecaman terhadap pernyataan dan sikap
negatif seperti itu. Dimana dari pernyataan anda tersebut hanya akan berefek
dengan menyebarnya api fitnah, pertumpahan darah dan kehancuran kehidupan di
dunia Aran dan Islam. Sementara umat Islam hari ini sangat memerlukan persatuan
untuk menghadapi konspirasi global, diskriminasi, terorisme di
samping memerlukan penyusunan agenda untuk menyatukan barisan dalam berhadapan
dengan rezim Zionis dan kekuatan angkuh dunia (baca: AS dan Uni Eropa).
Sebagaimana
yang kita ketahui bahwasanya Allah Ta'ala berfirman di dalam kitabnya:
"Dan
janganlah kamu menyerupai orang-orang yang bercerai-berai dan berselisih
sesudah datang keterangan yang jelas kepada mereka. Mereka itulah orang-orang yang
mendapat siksa yang berat."
[Qs. Ali Imran: 105]
Sesungguhnya
apa yang terjadi dan tidak luput dari perhatian dunia Islam dan Arab adalah tragedi-tragedi
kemanusiaan diantaranya kasus pembunuhan, intimidasi dan penyerangan terhadap
masjid-masjid serta tempat ibadah. Begitu juga pembunuhan ulama dan mereka yang
menunaikan shalat seperti as-Syahid Muhammad Sa'id Ramadhan al-Buthi, termasuk
pemusnahan dan penistaan makam sahabat besar as-Syahid Hujur bin Adi al-Kindi
di kawasan 'Azra, Suriah dan pembongkaran makamnya dengan melanggar batas-batas
nilai kemanusiaan, begitu juga apa yang terjadi sebelum itu seperti serangan
terhadap peziarah kubur dan makam Ahlul Bait as di Iraq, pemakaman para wali di
beberapa negara Afrika dan negara Islam, termasuk pembakaran naskah-naskah
al-Quran dan ribuan kitab-kitab berharga, penistaan agama dan kemanusiaan serta
serangan-serangan terbuka. Semua itu terus terjadi tanpa ada respon dari anda
yang hanya berdiam diri, tidak mengeluarkan kecaman dan sikap pribadi yang
menolak semua kekejian tersebut sementara anda adalah orang yang berpengaruh. Malah
jasad-jasad yang tidak bersalah telah diambil jantungnya dan dikunyah-kunyah yang
tidak dipungkiri aksi dan tindakan keji tersebut dipicu oleh orang seperti anda,
di mana sebelumnya telah memberikan legitimasi kepada teroris-teroris takfiri
seperti ini untuk melakukan tindakan keji yang jauh dari kemanusiaan dan moral
Islam.
Sangat
amat disesalkan jika yang mengambil kesempatan dan keuntungan dari pernyataan
dan fatwa-fatwa anda justru dari musuh-musuh Islam untuk kepentingan kezaliman
dan kejahatan mereka. Apa anda tidak mengamati dan melihat dengan teliti
tentang alasan campur tangan dan keterlibatan negara-negara Eropa, Amerika dan
negara-negara sekutunya dalam urusan dunia Islam?. Dari satu perspektif mereka
melancarkan peperangan yang memusnahkan, dan dari sisi lain mereka menindas
penduduk di Bahrain dan Arab Saudi.
Dalam
beberapa pernyataan terbaru anda yang telah mengklaim bahwa, "Saya sudah
bertahun-tahun mengajak ke arah pendekatan (mazhab-mazhab Islam), saya telah
mengunjungi Iran, namun mereka menertawakan kita dan golongan esktrim dari
mereka hendak menghabisi Ahlusunnah". Sementara semua orang tahu bahwa
Ahlusunnah tinggal bersama-sama saudara Syiah mereka dengan penuh kasih sayang
dan keharmonian, sebagaimana yang anda bisa lihat di Iran dan dibeberapa tempat
yang lain. Begitu juga anda berkata, "Para syeikh di Arab Saudi lebih
matang pengetahuannya terhadap Syiah dibanding dengan saya."
Ini
menunjukkan inkonsistensi anda dalam berpendirian dan mengeluarkan fatwa. Bukan
rahasia lagi, bahwa mereka yang terpedaya dengan tipu daya murahan tersebut
tidak lama akan bergabung dengan rekan-rekan mereka yang lebih dulu memanggul
senjata untuk memerangi mereka yang telah dianggap kafir dan bukan Islam.
Kami
sampaikan kepada anda bahwa Hizbullah tidak pernah sama sekali menunjukkan
permusuhan dan sasaran kebencian terhadap Ahlusunnah, bahkan mereka telah ikut
bersama-sama dalam pertempuran melawan Zionis, kemudian mencapai kemenangan
bersejarah bersama Hamas dan Jihad Islam. Sesuatu yang sukar dicapai oleh negara-negara
Islam.
Disaat
usaha untuk mengakhiri krisis Suriah secara damai sedang digallakkan, pribadi
seperti anda justru menyalakan api fitnah. Kelakukan anda tersebut bertentangan
dengan firman Allah Swt dalam surah al Hujurat ayat 9, yang berbunyi:
"Dan
kalau ada dua golongan dari mereka yang beriman itu berperang hendaklah kamu
damaikan antara keduanya! Tapi kalau yang satu melanggar perjanjian terhadap
yang lain, hendaklah yang melanggar perjanjian itu kamu perangi sampai surut
kembali pada perintah Allah. Kalau dia telah surut, damaikanlah antara keduanya
menurut keadilan, dan hendaklah kamu berlaku adil; sesungguhnya Allah mencintai
orang-orang yang berlaku adil."
Pernyataan-pernyataan
anda yang penuh dengan provokasi dan tuduhan-tuduhan yang tidak terbukti
terhadap pihak yang tidak bersalah semakin membenarkan pemahaman musuh yang
akan semakin membantu pergerakan kelompok takfiri yang berbahaya.
Wahai
Syeikh yang memalukan, Hizbullah dan perlawanan (Moqawama) yang berperang
dengan rezim Zionis anda sifatkan sebagai Syaitan, dan anda menyebut Sayyid
Hasan Nasrullah dengan perkataan-perkataan yang tidak wajar sedangkan beliau
merupakan ketua perlawanan Islam, pemberani dan pejuang yang menjadi kebanggaan
umat Islam dan dunia Arab sejak dahulu hingga sekarang.
Kami
sungguh berharap bahwa anda seharusnya membantu mereka yang sadar dan menolong
umat Islam Arab yang menentang pemerintah Zalim dalam kebangkitan mereka. Anda juga diharapkan dapat membantu
orang yang telah melakukan aksi damai tanpa persenjataan di Bahrain dan Arab
Saudi yang menuntut keadilan dan hak mereka, begitu juga membantu mereka yang
menentang penindasan, pembunuhan, intimidasi dan kezaliman dari pemerintah kedua
negara tersebut.
Pernyataan-pernyatan
anda bertentangan dengan rekomendasi
persatuan ulama sedunia dan bertentangan dengan mereka yang ingin mengahapuskan
kefanatikan, perpecahan di mana ia bangkit bersama seruan keadilan sebagaimana
yang termaktub dalam aturan Islam ini.
Pernyataan-pernyataan
yang berbahaya dan tidak bertanggung jawab dari anda telah melahirkan kebencian
dan perselisihan yang mengorbankan nyawa umat Islam. Dan juga akan menjadi
contoh yang negatif, kebencian dan fitnah sesama umat Islam.
Pernyataan-pernyataan
provokatif terbaru anda hanya akan memberikan manfaat kepada Yahudi, Zionisme,
Kristiani dan mereka yang bimbang terhadap Hizbullah setelah kekalahan Israel pada
tahun 2006.
Gara-gara
ini anda justru meninggalkan tugas anda yang seharusnya menjalin kerjasama
dalam berbakti kepada Islam dan umatnya. Anda juga tidak bangkit menghadapi
musuh-musuh yang mana anda sendiri telah berkhidmat kepada mereka dengan
mengeluarkan pernyataan yang tidak bertanggung jawab tersebut. Hal tersebut
juga yang telah menjadi faktor penyebab terjadinya perselisihan dan pertumpahan
darah antara umat Islam.
Anda
tidak bisa pungkiri kenyataan bahwa Hizbullah dan Iran secara terbuka membela
dan mendukung perlawanan Islam di Palestina dan Lebanon. Perlindungan
kemenangan dan membentuk latar belakang pembebasan bumi Arab dan Islam yang
dijajah ini telah diperkuat dan dikokohkan. Sementara itu negara teluk yang
kaya raya hanya bermain di air keruh, melakukan pengkhianatan dan menghambakan
diri pada Zionis dan Amerika Serikat. Ini adalah perbedaan diantara keduanya.
Kami
menyatakan secara terbuka kekecewaan dan dukacita terhadap pernyataan-pernyataan
anda karena hingga kini kami belum mendengar pernyataan anda yang menentang
gerakan kristenisasi di mana tujuannya untuk mengeluarkan umat Islam dari
agamanya dan masuk ke dalam agama lain.
Kami
yakin persengkongkolan anda dengan kelompok teroris Takfiri dan rezim-rezim kuasa
besar dunia dan Zionis, bakal menambahkan kekejaman, fitnah sektarian dan
mazhab. Keganasan dan terrorisme ini akan meninggalkan kesan terhadap rezim-rezim
di waktu akan datang. Barangsiapa yang bersekutu dengan api fitnah akan
bertanggung jawab di hadapan Allah, rakyat dan negara.
Di akhir kalam kami menulis kata-kata ini, dan kita semua akan sangat menyesal dan kesal apabila sekelompok ilmuan dan ulama dalam dunia Islam telah mencetuskan api fitnah perpecahan dan perselisihan dan bukannya berupaya duduk bersama untuk membicarakan permasalahan umat Islam dan bagaimana membangun persatuan dan keutuhan sebagai umat yang satu.
وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ ولا حول ولا قوة إلا بالله العلي العظیم
"Kesudahan yang baik adalah bagi orang-orang yang bertaqwa, tiada daya dan kekuatan melainkan Allah yang Maha Tinggi dan Agung"
وَسَيَعْلَمُ الَّذِينَ ظَلَمُوا أَيَّ مُنْقَلَبٍ يَنْقَلِبُونَ
"Orang-orang yang telah melakukan kezaliman, akan mengetahui kelak, ke tempat mana, mereka akan kembali."
Muhamad
Hasan Akhtari
Sekjen
Majma' Jahani Ahlul Bait