23 Januari 2013 - 16:59

"Selama empat tahun di Iran, saya banyak mempelajari tentang Islam. Saya merasa hanya Syiah Ali saja yang dapat membahagiakan diriku baik di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk menjadi pengikut Syiah Imamiyah dan meninggalkan keyakinan saya sebelumnya (Kristen Katolik). Saya kemudian memilih nama Ali dengan harapan akan tetap menjadi pengikut Imam Ali as serta hidup di bawah bendera Islam."

Menurut Kantor Berita ABNA, Virginijus Grabliauskas, pelatih tim catur Republik Islam Iran dikabarkan telah memeluk agama Islam. Dia menyatakan keislamannya di kantor Imam Shalat Jumat Sari, Mazandaran.

Menurut sumber berita, pelatih tim catur Iran asal Lithuania tersebut setelah melakukan pengkajian mendalam mengenai Islam dan mazhab Syiah membuatnya tertarik berpindah agama dan akhirnya memutuskan mengucapkan kalimat syahadat di kantor perwakilan Rahbar di Mazandaran.

Virginijus  yang memilih nama Ali sebagai nama Islamnya mengatakan, "Selama empat tahun di Iran, saya banyak mempelajari tentang Islam. Saya merasa hanya Syiah Ali saja yang dapat membahagiakan diriku baik di dunia dan akhirat. Oleh karena itu, saya memutuskan untuk menjadi pengikut Syiah Imamiyah dan meninggalkan keyakinan saya sebelumnya (Kristen Katolik). Saya kemudian memilih nama Ali dengan harapan akan tetap menjadi pengikut Imam Ali as serta hidup di bawah bendera Islam."

Virginijus mengucapkan dua kalimat syahadat di depan Ayatullah Tabarsi dan secara resmi memeluk mazhab Syiah Imamiyah.

Dilaporkan pula bahwa Virginijus  setelah mengenal keluarga Shabrang di desa Asram, Sari, Mazandaran kemudian mengikat tali kekeluargaan dengan keluarga ini. Acara pernikahan Virginius dengan keluarga Shabrang digelar di kantor perwakilan Rahbar di Mazandaran dan dipimpin Ayatullah Tabarsi.