15 April 2012 - 06:04
Kode berita: 308749
Dengan bertambahnya korban jiwa, tercatat lebih dari 100 orang warga Syiah meninggal hanya dalam 15 hari akibat dari serangan kelompok teroris yang bersenjata. Pihak kepolisian Pakistan belum juga menemukan solusi untuk menghentikan aksi kekerasan di negaranya.
Menurut Kantor Berita ABNA, meskipun ditengah aksi unjuk rasa serentak warga Pakistan di berbagai kota mengecam dan mengutuk serangan-serangan yang menelan korban jiwa dari warga Syiah, serangan kelompok teroris kembali terjadi dan menewaskan 8 orang warga Syiah di kota Queeta Pakistan.
Menurut laporan wartawan ABNA di Pakistan ke delapan korban tersebut tewas dalam dua serangan. Serangan pertama diarahkan ke sebuah taksi yang sedang menuju ke arah jalan 'Alamdar dari Hazara. Pelaku teror melepaskan tembakan sehingga 6 orang tewas seketika.
Sementara serangan kedua terjadi di tempat yang berbeda, dengan modus operandi yang sama pelaku berhasil membunuh 2 warga Syiah dan menyebabkan dua lainnya terluka di jalan Sabzal. Pihak kepolisian yang segera tiba di lokasi kejadian tidak bisa berbuat apa-apa karena pelaku telah berhasil melarikan diri sesaat setelah berhasil melakukan aksinya. Kesemua korban baik yang meninggal di tempat maupun yang mengalami luka-luka segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.
Dengan bertambahnya korban jiwa, tercatat lebih dari 100 orang warga Syiah meninggal hanya dalam 15 hari akibat dari serangan kelompok teroris yang bersenjata. Pihak kepolisian Pakistan belum juga menemukan solusi untuk menghentikan aksi kekerasan di negaranya.