4 Januari 2012 - 20:30

Selain Saudi Arabia, Indonesia juga tengah menyelamatkan ekonomi AS dengan membeli 230 unit pesawat boeing 737 Lion Air yang menggunakan uang jaminan pemerintah. Bahkan kabar terakhir, Garuda Air ikut menyelamatkan ekonomi AS.

Menurut Kantor Berita ABNA, Al Jazeera memberitakan, kesepakatan ini terungkap pertama kali dari ucapan Presiden Barack Obama, ketika menghabiskan liburan Natalnya di Hawaii. Namun, proses kesepakatan ini sudah berlangsung sejak Oktober 2010, sebagai bagian dari transaksi penjualan perlengkapan militer As ke Saudi sebesar US$ 60 milyar.

 

Pemerintah Amerika Serikat mencapai kesepakatan dengan Pemerintah Arab Saudi untuk pembelian puluhan pesawat jet F-15. Kesepakatan AS - Saudi ini dengan transaksi yang nilainya hampir sebesar US$ 30 milyar.Dengan kesepakatan US$ 29,4 milyar, Saudi meminta produksi pesawat F-15 SA sebanyak 84 unit. Selain itu, kesepakatan juga mencapai untuk melakukan modernisasi sebanyak 70 unit pesawat F-15s yang sudah dimiliki Saudi.

 

"(Kesepakatan) juga termasuk amunisi, suku cadang, pelatihan, perawatan, dan logistik," kata Asisten Menteri Dalam Negeri bidang Politik-Militer AS, Andrew Shapiro, seperti dikutip dari laman CNN.Al Jazeera memberitakan, kesepakatan ini terungkap pertama kali dari ucapan Presiden Barack Obama, ketika menghabiskan liburan Natalnya di Hawaii. Namun, proses kesepakatan ini sudah berlangsung sejak Oktober 2010, sebagai bagian dari transaksi penjualan perlengkapan militer AS ke Saudi sebesar US$ 60 milyar.

 

Kesepakatan itu disebut akan berlangsung selama 15 hingga 20 tahun. Salah seorang pejabat kantor pertahanan AS menyebut, kesepakatan 2010 itu juga termasuk pembelian helikopter serbu Apache dan helikopter Black Hawk.Menariknya, pengumuman kesepakatan ini berlangsung ketika hubungan AS dan sekutunya di Timur Tengah dengan Iran semakin memanas.

 

Tak hanya itu, hubungan pun semakin memanas ketika Iran berencana menutup Selat Hormuz. Bagi AS, Selat Hormuz merupakan selat yang penting bagi perdagangan minyak bumi. Karena itu AS menilai penutupan Selat Hormuz tidak dapat diterima. Tentu, selain untuk upgrade kekuatan militer Arab Saudi, bagi AS penjualan pesawat tersebut untuk menyelamatkan ekonominya yang bangkrut.

 

Selain Saudi Arabia, Indonesia juga tengah menyelamatkan ekonomi AS dengan membeli 230 unit pesawat boeing 737 Lion Air yang menggunakan uang jaminan pemerintah. Bahkan kabar terakhir, Garuda Air ikut menyelamatkan ekonomi AS.