Menurut Kantor Berita ABNA, lagi-lagi serangan bom terjadi di Irak. Sebanyak 10 orang tewas dalam serangan bom mobil di pusat wilayah kelompok Syiah di Irak. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa ini. Seperti diberitakan Reuters, Selasa (24/1/2012), ledakan pertama terjadi di dekat sekelompok pekerja yang berkumpul untuk menunggu pekerjaan. Sementara ledakan kedua terjadi dekat persimpangan lalu lintas. Menurut sumber dari kepolisian dan rumah sakit setempat, ledakan itu terjadi di Kota Sadr di Baghdad, Irak. Dalam ledakan bom itu, 31 orang juga terluka. Irak telah dilanda sejumlah pemboman yang menargetkan kelompok Syiah setelah krisis politik yang telah mengancam perpecahan pemerintahan koalisi dan menimbulkan kekhawatiran kekerasan sektarian setelah pasukan Amerika Serikat (AS) ditarik keluar pada pertengahan Desember 2011. Kekerasan di Irak menurun drastis dari level tertinggi pembunuhan sektarian di tahun 2006-2007. Namun pemberontak dan milisi masih terus melakukan serangan dan pembunuhan setiap hari dalam upaya untuk melemahkan pemerintah Irak.
23 Januari 2012 - 20:30
Kode berita: 292505
Sebanyak 10 orang tewas dalam serangan bom mobil di pusat wilayah kelompok Syiah di Irak. Belum ada pihak yang mengklaim bertanggung jawab atas peristiwa ini.