19 Januari 2012 - 20:30
Kode berita: 291701
Ketua Persatuan Paseban 'Aza-e-Karachi dibunuh kelompok teroris Wahabi Sepah-e-Sahaba malam tadi. Kematian aktivis Syiah ini sangat melukai hati pengikut mazhab Syiah di Karachi dan hingga saat ini slogan "Ya Imam Zaman Al-'Ajal, Al'Ajal" masih bergema di kawasan rumah sakit Aghakhan.
Menurut Kantor Berita ABNA, Ketua Persatuan Paseban 'Aza-e-Karachi, Askari Ridha dibunuh oleh kumpulan teroris malam tadi.
Peristiwa pembunuhan terjadi pada pukul 19:00 ketika Askari Ridha sedang dalam perjalanan menuju masjid bersama rekannya, Salman Ali Mahdi. Serangan kelompok teroris Sipah-e-Sahaba terjadi diperempatan Golestan, Karachi yang menyebabkan beliau menderita luka yang sangat parah.
Pihak kepolisian begitu mendapat laporan segera menuju lokasi kejadian namun penyerang telah berhasil kabur lebih dulu.
Meskipun tokoh Syiah tersebut sempat dilarikan ke rumah sakit dan menjalani pembedahan selama dua jam, namun Askari Ridha akhirnya meninggal dunia akibat luka parah dengan tiga tembakan di kepalanya.
Kematian aktivis Syiah ini amat menyayat hati pengikut mazhab Ahlul Bait (a.s) di Karachi dan sampai sekarang mereka tetap berkumpul disekitar rumah sakit Aghakhan sambil melaungkan slogan "Ya Imam Zaman Al-'Ajal, Al'Ajal" dan Ya Husain.
Persatuan Paseban Aza pimpinan Askari Ridha tersebut selama ini dikenal aktif memperjuangkan hak kumpulan Azadaran.
Sementara kondisi rekan beliau Salman Ali Mahdi masih dalam kritis dan sementara masih dalam perawatan medis.
Peristiwa pembunuhan ini terjadi setelah kelompok teroris Sipah-e-Sahaba melancarkan serangan terhadap pengikut mazhab Syiah sepanjang bulan Muharam yang mengadakan majelis duka mengenang kesyahidan Imam Husain as. Kematian Askari Ridha menjadikan jumlah mereka yang terbunuh dalam satu bulan terakhir menjadi dua puluh orang.