31 Agustus 2011 - 19:30

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar, Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei, memperingatkan plot musuh untuk membajak keberhasilan yang dicapai dunia Muslim, dan menekankan bangsa-bangsa Muslim untuk selalu waspada.

Menurut Kantor Berita ABNA, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar Ayatollah Al Udzma Sayid Ali Khamenei dalam khutbah Iedul Fitri, hari Rabu (31/8/2011) menyinggung perkembangan terbaru di kawasan dan dunia. Dalam khutbahnya, Rahbar menegaskan pentingnya kewaspadaan dalam menghadapi intimidasi dan konspirasi. Beliau memperingatkan plot musuh untuk membajak keberhasilan yang dicapai dunia Muslim.

"Bangsa-bangsa Muslim harus selalu waspada dan tidak memberikan kesempatan kepada musuh untuk membajak kemenangan yang telah tercapai," jelas Rahbar dalam khutbah Idul Fitrinya tersebut.

Seraya menyinggung kondisi sensitif kawasan saat ini, Rahbar mengatakan, "Peristiwa besar tengah berlangsung di kawasan. Peristiwa besar itu telah memamerkan partisipasi besar rakyat di kancah kepada seluruh penghuni dunia dan sejarah."

Dalam pidatonya, Rahbar mengingatkan bangsa Iran bahwa apa yang dilakukan bangsa-bangsa di kawasan sudah dilakukan rakyat Iran, 30 tahun lalu. Kemudian Rahbar menegaskan, "Saat ini, semua bangsa di kawasan bangkit di saat banyak orang tidak membayangkan bahwa antek-antek AS dan Zionis di kawasan akan runtuh satu per satu dan arca-arca itu silih berganti hancur lebur. Semua ini adalah kekuatan rakyat. Semua pihak harus melirik pada kekuatan muslim ini."

Menurut Rahbar, kebangkitan Islam di kawasan dan dunia merupakan proses yang baru mulai. Dikatakannya, "Proses ini merupakan perjalanan yang panjang." Namun pada saat yang sama, Rahbar mengingatkan jangan sampai kebangkitan ini dibajak oleh musuh.

"Mereka yang saat ini berada di front Libya, menyadari bahwa merekalah yang bermasalah. Mereka adalah orang-orang yang beberapa waktu bersama orang-orang yang menzalimi rakyat Libya. Namun saat ini, mereka ingin memanfaatkan kesempatan, " tegas Rahbar sambil mengingatkan rakyat Libya.

Lebih lanjut Rahbar dalam pidatonya menjelaskan, "Kebangkitan di kawasan saat ini mengatasnamakan Islam. Arogansi dunia menyadari dengan baik bahwa kekalahan mereka di tengah kebangkitan rakyat dapat menghancurkan semua perhitungan yang ada."

"Arogansi dunia terus melangkah dan menunjukkan karakter asli mereka dalam mencampuri urusan dalam negeri di kawasan. Mereka juga berupaya memecah belah ummat Islam. Semua ini adalah konspirasi yang pernah diterapkan AS, Inggris dan kekuatan arogan lainnya pada awal Revolusi Islam Iran," jelas Rahbar dalam pidato Shalat Hari Raya Iedul Fitri di Universitas Tehran.

Rahbar juga menyatakan kekhawatiran mendalamnya terkait situasi di Bahrain dan janji-janji tidak terpenuhi yang diberikan kepada rakyat tertindas Bahrain. Di bagian lain pidatonya, Ayatullah Khamenei memuji partisipasi kolosal rakyat Iran dalam peringatan Hari Quds Sedunia seraya menegaskan bahwa perkembangan di kawasan membuat bangsa muslim lain ikut berpartisipasi dalam demo anti-arogansi.

 

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran juga berharap kaum Zionis yang congkak segera hengkang dari Palestina dan dari seluruh kawasan.