Menurut Kantor Berita ABNA, jutaan demonstran meluapkan kegembiraan mereka setelah Husni Mubarak melarikan diri meninggalkan Mesir yang menandai kejatuhan diktator tersebut. Perjuangan rakyat Mesir selama 17 hari akhirnya berbuah kemenangan. Mereka merayakan kemenangan tersebut dengan memusatkannya di Tahrir Square.
Tampak dalam kumpulan massa tersebut, anak-anak Gaza yang merayakan kejatuhan Mubarak sambil melukis peristiwa kejatuhan Mubarak. Penghuni bumi Fir'aun ini melaungkan slogan Allahuakbar dan Lailahaillallah sambil bersujud syukur menyambut negara Mesir tanpa pemerintah yang otoriter. Sementara waktu sedang bergulir dan malam dingin menghambat detik-detik kepergian Mubarak, lautan manusia meneruskan pesta gilang gemilang sampai fajar menyinsing tanpa diktator yang telah menaruh kebencian di hati rakyatnya.
Setelah terdengar lantunan azan subuh dari menara masjid, mereka sama-sama menunaikan solat Subuh berjamaah. Malam kepergian Mubarak, ditandai dengan pemukulan gendang besar oleh beberapa pemuda Mesir yang tertera Ayat al-Quran, sebagai simbol kehancuran Fir'aun di zaman Nabi Allah Musa Alaihissalam. Di bawah ayat tersebut, pemuda Mesir menulis: Inilah yang Allah firman tentang Fir'aun dan ia menjadi tauladan buat seluruh umat manusia.
Para demonstran tersebut, bertekad tidak akan berganjak dari tempat mereka, selagi semua tuntutan hak yang dikemukakan belum dipenuhi. Stasiun TV al-'Alam di Kaherah hari ini mengumumkan Parlimen Mesir sudah dibubarkan sehingga pemilihan umum bisa segera berlangsung.
Jurubicara HAMAS juga memberitakan terowongan yang menghubungkan Gaza dan Mesir yang selama ini tertutup oleh kebijakan Mubarak akhirnya sudah dibuka.
Salah seorang pemimpin pihak oposisi Mesir terkenal, Muhamma al-Barada'i dalam wawancara bersama televisi BBC bahasa Arab mengatakan beliau tidak akan menjadi calon dalam pemilihan presiden nanti.
Sementara itu, mantan ketua Liga Arab dan Menteri Luar Mesir, 'Amru Musa dalam satu wawancara menegaskan, Mesir tetap akan menjaga hubungan baik dengan Amerika Serikat. Tambahnya lagi, beliau akan menghormati pihak militer selagi mereka setia kepada perjanjian damai dengan Israel.