Menurut Kantor Berita ABNA, beberapa sumber berita hari ini melaporkan seorang teroris berhasil digagalkan pihak keamanan Irak setelah berupaya untuk meledakkan bom di dalam rumah Marja Taqlid Ayatullah Ali al-Sistani.
Namun sebaliknya, dari sumber resmi Ayatullah Sistani menyampaikan bahwa berita mengenai rencana pengeboman dan pembunuhan atas Ayatullah Sistani tersebut adalah kedustaan belaka dan sekedar isu untuk menimbulkan kekhawatiran warga. Ayatullah Sistani sampai saat ini masih dalam keadaan sehat wal’afiat. Namun demikian pengawalan ketat atas keselamatan ulama marja taqlid bagi umat Syiah ini tetap diberlakukan atasnya.
Perdana Menteri Irak, Nuri Maliki dan kepala kepolisian Irak telah mengerahkan seluruh kesatuan keamanan agar meningkatkan kawalan para penziarah makam-makam suci selama bulan Muharam ini. Menurut pejabat perdana menteri Iraq, kawalan ini akan berlanjutan sampai menjelang Arbain.
Di Karbala juga sekitar 25.000 anggota satuan kepolisian dan pasukan-pasukan keamanan telah dikerahkan untuk menjaga keselamatan seluruh penziarah.
Di awal hari perlaksanaan pengawasan dan pengawalan yang ketat ini, pasukan keamanan telah berhasil membeku lebih dari tiga pulu orang yang diklaim sebagai anggota teroris dengan menyita dari mereka berupa sejumlah senjata api, artileri dan bahan-bahan ledak yang disinyalir akan digunakan untuk melakukan aksi teror dan pengeboman.