MIRANSHAH, KOMPAS.com - Tiga serangan terpisah pesawat tak berawak AS di kawasan suku Pakistan barat laut menewaskan sedikitnya 18 gerilyawan, Rabu (8/9).Serangan-serangan itu dilakukan di Waziristan Utara, yang dikenal sebagai pangkalan militan Taliban dan Al-Qaeda. Dandey Darpakhel, sebuah desa sekitar lima kilometer dari Miranshah, kota utama di Waziristan Utara, diserang dua kali dan rudal-rudal itu menghancurkan dua kompleks berbeda yang menewaskan 14 gerilyawan.Dalam serangan ketiga, sebuah pesawat tak berawak menembakkan dua rudal yang menghantam satu kendaraan yang menewaskan empat militan di desa Amboor Shaga di kota Datta Khel, 40 kilometer dari Miranshah. Ketiga serangan itu dikonfirmasi oleh para pejabat intelijen di Miranshah, dan mereka juga memastikan jumlah korban tersebut.Para pejabat AS mengobarkan perang dengan pesawat tak berawak terhadap para komandan Taliban dan Al-Qaeda di kawasan suku barat laut, dimana militan bersembunyi di kawasan pegunungan yang berada di luar kendali langsung pemerintah Pakistan.Pejabat-pejabat AS mengatakan, pesawat tak berawak merupakan senjata sangat efektif untuk menyerang kelompok militan. Namun, korban sipil yang berjatuhan dalam serangan-serangan itu telah membuat marah penduduk Pakistan.Sekitar 1.040 orang tewas dalam lebih dari 100 serangan pesawat tak berawak di Pakistan sejak Agustus 2008, termasuk sejumlah militan senior. Namun, gempuran-tempuran itu telah mengobarkan sentimen anti-Amerika di negara muslim konservatif itu.AS meningkatkan serangan rudal oleh pesawat tak berawak ke Waziristan Utara setelah seorang pembom bunuh diri Yordania menyerang sebuah pangkalan AS di seberang perbatasan di Provinsi Khost, Afghanistan, pada akhir Desember, yang menewaskan tujuh pegawai CIA.Pakistan mendapat tekanan internasional yang meningkat agar menumpas kelompok militan di wilayah barat laut dan zona suku di tengah meningkatnya serangan-serangan lintas-batas gerilyawan terhadap pasukan internasional di Afganistan. Kawasan suku Pakistan, terutama Bajaur, dilanda kekerasan sejak ratusan Taliban dan gerilyawan Al-Qaeda melarikan diri ke wilayah itu setelah invasi pimpinan AS pada akhir 2001 menggulingkan pemerintah Taliban di Afganistan.
8 September 2010 - 19:30
Kode berita: 203223
Tiga serangan terpisah pesawat tak berawak AS di kawasan suku Pakistan barat laut menewaskan sedikitnya 18 gerilyawan, Rabu (8/9).