13 Juli 2026 - 10:04
Source: ABNA
Menlu Mesir: Proyek "Israel Raya" tidak akan terwujud

Menteri Luar Negeri Mesir menyatakan bahwa proyek yang disebut "Israel Raya" dan segala upaya untuk merancang ulang Timur Tengah pasti akan gagal.

Menurut laporan kantor berita ABNA mengutip Russia al-Youm, Menteri Luar Negeri Mesir Badr Abdel Aati menyatakan bahwa perkembangan di kawasan sejak 7 Oktober 2023 telah menunjukkan bahwa segala upaya untuk memaksakan hegemoni atau menggambar ulang peta Timur Tengah dengan kehendak sepihak tidak akan membuahkan hasil.

Ia menegaskan bahwa setiap pengaturan regional di masa depan harus dibentuk berdasarkan kesepakatan dan konsensus negara-negara kawasan, dan tidak ada negara, betapa pun besarnya kekuatannya, yang akan mampu memaksakan kehendak atau hegemoni atas negara lain melalui kekerasan dan kekuatan militer.

Menlu Mesir, dalam menjawab pertanyaan tentang proyek yang disebut "Israel Raya" dan perancangan ulang Timur Tengah, juga menegaskan bahwa setiap rencana yang dibangun di atas pemaksaan kehendak sepihak tidak akan berhasil, dan kehendak kolektif negara-negara kawasan akan menjadi dasar bagi setiap mekanisme masa depan.

Abdel Aati juga berbicara tentang mekanisme empat pihak yang terdiri dari Mesir, Arab Saudi, Turki, dan Pakistan, dengan mengatakan bahwa kerangka ini bukanlah aliansi militer atau politik, melainkan wadah untuk konsultasi dan koordinasi antara empat negara berpengaruh di kawasan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha