30 Juni 2026 - 11:15
Diskusi Ilmiah: "Warisan Strategis dan Peradaban Pemimpin Syahid Umat"; Pemakaman Pemimpin Syahid, Sebuah Peristiwa Besar yang Melampaui Dunia Islam

Menjelang upacara bersejarah pemakaman jenazah suci Pemimpin Syahid, sebuah pertemuan khusus bertajuk "Warisan Strategis dan Peradaban Pemimpin Syahid Umat" diselenggarakan dengan dihadiri dua analis terkemuka dari Yaman dan Bahrain. Dalam pertemuan yang mengkaji dimensi lintas batas dari pemikiran, peran peradaban, dan pengaruh regional Pemimpin Syahid Umat tersebut, para cendekiawan membahas alasan mengapa kekuatan-kekuatan yang mereka sebut sebagai "arogansi global" beserta rezim-rezim sekutunya merasa khawatir terhadap meluasnya wacana pemikiran sang pemimpin di negara-negara seperti Yaman dan Bahrain.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  – ABNA – Menjelang prosesi pemakaman bersejarah seorang mujahid besar dan Pemimpin Syahid Revolusi Islam, pertemuan khusus "Warisan Strategis dan Peradaban Pemimpin Syahid Umat" diselenggarakan oleh Kantor Berita ABNA dengan menghadirkan pidato dari Dr. Issam al-Amad, seorang cendekiawan dan mualaf Syiah dari Yaman, serta Dr. Rashid al-Rashid, seorang aktivis politik Bahrain, di aula pertemuan kantor berita tersebut.

Revolusi Budaya dan Politik Pascasyahidnya Pemimpin Revolusi

Dr. Issam al-Amad, cendekiawan dan peneliti asal Yaman, dalam pertemuan tersebut memuji kepribadian luhur Pemimpin Syahid Revolusi dan menyatakan bahwa kesyahidannya dapat memicu sebuah "revolusi budaya dan politik" di dunia kemanusiaan. Ia memprediksi bahwa upacara pemakamannya akan menjadi sebuah peristiwa besar yang melampaui dunia Islam dan menarik perhatian opini publik dunia.

Salat Jenazah Gaib di Seluruh Dunia

Dr. al-Amad juga mengusulkan agar, demi memperluas gaung peristiwa tersebut di tingkat internasional, para imam salat di berbagai negara—terutama di kalangan Sunni dan Zaidiyah yang membolehkan pelaksanaan salat jenazah gaib—menyelenggarakan salat jenazah gaib secara serentak bersamaan dengan upacara pemakaman. Menurutnya, langkah ini dapat menjadikan peristiwa tersebut sebagai fenomena global dalam menyebarluaskan budaya kesyahidan.

Pandangan Strategis Pemimpin Syahid terhadap Front Perlawanan; dari Yaman hingga Selat Bab al-Mandab

Dalam bagian lain penyampaiannya, ia menyinggung peran strategis Pemimpin Revolusi dalam kebangkitan Islam di Yaman. Ia menyebut pemimpin tersebut sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam terbentuknya gerakan Ansarullah, yang sejak puluhan tahun lalu telah memiliki hubungan pemikiran dan budaya dengan tokoh-tokoh seperti Badruddin al-Houthi dan Sayyid Abdul Malik al-Houthi.

Menurut al-Amad, Pemimpin Revolusi telah lama memiliki pandangan jauh ke depan mengenai pentingnya posisi strategis Selat Bab al-Mandab, bahkan pernah memerintahkan pemugaran makam Nasir al-Atrush untuk memperkuat hubungan budaya dengan Yaman.

Ia menambahkan bahwa syuhada besar tersebut memiliki kepribadian multidimensional. Selain menguasai persoalan politik dan militer serta memiliki pemahaman mendalam mengenai Amerika Serikat dan Israel, ia juga memiliki keahlian yang menonjol dalam bidang sejarah, biografi tokoh, filsafat, tasawuf, serta sastra Persia, Arab, dan Turki.

Cendekiawan Yaman tersebut kemudian membandingkan metode penafsiran Al-Qur'an Pemimpin Revolusi dengan Sayyid Qutb. Ia menegaskan bahwa, berbeda dengan sebagian arus Islam yang hanya menitikberatkan aspek politik Al-Qur'an, Pemimpin Revolusi mampu membangun hubungan yang mendalam antara politik dan spiritualitas.

Ia juga menyinggung pentingnya cinta kepada kesyahidan dalam kerangka pemikiran sang pemimpin. Menurutnya, pengaruh darah syuhada tersebut begitu luas sehingga bahkan sejumlah mantan anggota kelompok-kelompok ekstremis, termasuk beberapa unsur ISIS, setelah kesyahidannya mulai tertarik kepada mazhab Ahlulbait (AS).

Di akhir pidatonya, al-Amad menyatakan bahwa saat ini rakyat Yaman dan banyak kaum Muslim di dunia, selain memperhatikan pandangan politik Pemimpin Revolusi, juga ingin memahami lebih dalam dasar-dasar pemikiran dan mazhabnya mengenai tema-tema seperti Mahdawiyah (kepercayaan kepada Imam Mahdi) dan sirah para Imam Ahlulbait.

Identitas yang Terikat dengan Iran; Tantangan Keluarga Al Khalifa terhadap Wilayat al-Faqih

Dalam pertemuan yang sama, Dr. Rashid al-Rashid, salah seorang pemimpin Gerakan Islam Amal Bahrain, menyatakan bahwa wafatnya Pemimpin Syahid Revolusi Islam merupakan kehilangan yang tidak tergantikan bagi seluruh dunia Islam.

Ia menyinggung kedudukan keagamaan dan kepemimpinan sang syuhada, serta menyebutnya sebagai sumber inspirasi bagi generasi muda dan berbagai gerakan perlawanan di kawasan, termasuk di Lebanon, Irak, Yaman, dan Bahrain. Menurutnya, pada saat-saat kritis, ucapan dan sikap sang pemimpin selalu menjadi kompas bagi langkah kaum beriman.

Aktivis politik Bahrain tersebut menekankan adanya hubungan sejarah dan identitas yang mendalam antara Bahrain dan Iran. Ia menyatakan bahwa lebih dari separuh rakyat Bahrain berasal dari keturunan Iran dan bahwa negara tersebut tidak memiliki hubungan identitas dengan Arab Saudi.

Ia kemudian mengkritik keras rezim Al Khalifa. Menurutnya, tindakan represif rezim terhadap para ulama, pelantun madah keagamaan, dan pembaca ratapan duka di Bahrain merupakan akibat dari ketakutan para penguasa terhadap pengaruh otoritas keagamaan dan politik Pemimpin Revolusi di tengah masyarakat.

Dr. Rashid al-Rashid selanjutnya menegaskan bahwa rezim Al Khalifa menganggap konsep Wilayat al-Faqih sebagai sebuah tindak pidana politik. Dengan menangkap puluhan ulama agama, rezim tersebut berupaya menekan praktik taklid masyarakat kepada otoritas keagamaan Iran.

Menurut Dr. al-Rashid, rezim Al Khalifa bahkan membatasi berbagai syiar Husaini dan arak-arakan Asyura dengan tuduhan menyebarkan teori Wilayat al-Faqih. Namun, menurutnya, berbagai tekanan tersebut tidak berhasil memutus ikatan emosional dan keyakinan rakyat Bahrain dengan otoritas keagamaan dan peradaban Iran, dan warisan pemikiran itu tetap menjadi pedoman bagi perjalanan mereka.

Your Comment

You are replying to: .
captcha