Menurut kantor berita ABNA, surat kabar New York Times dalam sebuah laporan menekankan bahwa biaya finansial agresi AS terhadap Iran sejak 28 Februari lalu telah mencapai hampir 132 miliar dolar.
Berdasarkan laporan ini, agresi Amerika-Zionis terhadap Iran dan Lebanon mengakibatkan 3500 orang tewas di Iran dan 3700 orang tewas di Lebanon, di samping penargetan sekolah anak-anak di Minab.
Biaya langsung dari agresi militer ini sebesar 29 miliar dolar, termasuk pembangunan kembali pangkalan AS yang rusak, penggantian amunisi yang digunakan, pengerahan kapal induk, dan perbaikan kerusakan pada aset AS di Arab Saudi.
Gangguan di Selat Hormuz dan lonjakan harga minyak menyebabkan konsumen AS membayar 60 miliar dolar lebih banyak untuk bahan bakar. Biaya transportasi juga meningkat.
Selain itu, gangguan pada jalur air vital ini menyebabkan kelangkaan belerang yang merupakan bahan utama pupuk. Para pakar internasional juga memperingatkan tentang konsekuensi buruk dari kenaikan harga pangan dan meluasnya kelaparan di dunia.
Your Comment