18 Juni 2026 - 21:59
Araghchi: Tanggung Jawab Pelaksanaan Nota Kesepahaman Berada di Pihak Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri Iran mengatakan bahwa tanggung jawab atas pelaksanaan penuh dan pelaksanaan yang baik terhadap isi nota kesepahaman, khususnya terkait penghentian perang di seluruh front, berada di tangan Amerika Serikat.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA-  Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran, Sayyid Abbas Araghchi, dan Menteri Luar Negeri Republik Rakyat Tiongkok, Wang Yi, pada Rabu sore melakukan pembicaraan melalui sambungan telepon.

Dalam percakapan tersebut, Menlu Iran menjelaskan rincian Nota Kesepahaman Islamabad kepada mitranya dari Tiongkok. Ia menyampaikan harapan agar Iran dan Tiongkok dapat memanfaatkan peluang yang muncul dari nota kesepahaman ini untuk mengembangkan hubungan kedua negara, khususnya di bidang energi dan ekonomi.

Araghchi juga menyinggung tingginya tingkat kepercayaan timbal balik antara Republik Islam Iran dan Tiongkok serta pentingnya hubungan strategis kedua negara. Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan Beijing terhadap proses negosiasi serta dukungan Tiongkok terhadap nota kesepahaman tersebut.

Menlu Iran juga merujuk pada pengalaman masa lalu yang telah membentuk ketidakpercayaan mendalam Iran terhadap Amerika Serikat.

Ia menegaskan: “Tanggung jawab atas pelaksanaan penuh dan pelaksanaan yang baik terhadap ketentuan nota kesepahaman ini, khususnya dalam hal mengakhiri perang di seluruh front, berada di tangan Amerika Serikat.”

Sementara itu, Menlu Tiongkok menyambut baik nota kesepahaman tersebut. Ia memuji keteguhan pemerintah dan rakyat Iran dalam menghadapi tekanan dan kebijakan pemaksaan, sekaligus mengapresiasi pendekatan bertanggung jawab dan diplomatik Republik Islam Iran dalam menyelesaikan persoalan serta mendorong dialog.

Wang Yi menekankan pentingnya pelaksanaan yang tepat dan menyeluruh terhadap isi nota kesepahaman tersebut. Ia juga menyatakan kesiapan Tiongkok untuk bekerja sama dalam memfasilitasi pelaksanaannya, memperkuat interaksi regional, serta membantu mengatasi ambiguitas dan tantangan yang ada di antara negara-negara kawasan.

Menlu Iran dan Tiongkok juga menekankan pentingnya dukungan masyarakat internasional terhadap nota kesepahaman ini. Keduanya menegaskan tanggung jawab Dewan Keamanan PBB sebagai lembaga utama penjaga perdamaian dan keamanan internasional dalam mendukung pelaksanaan efektif dan kepatuhan terhadap ketentuan nota kesepahaman tersebut.

Kedua pihak juga meninjau sejumlah isu bilateral dan menyampaikan harapan bahwa momentum nota kesepahaman ini akan membuka babak baru dalam hubungan Iran dan Tiongkok.

Your Comment

You are replying to: .
captcha