Menurut Kantor Berita ABNA, Mohammad Javad Zarif Kamis (31/12/2020) di akun Twitternya saat merespon pergerakan militer AS di Teluk Persia menulis, "Kami tidak ingin perang, tapi kami siap membela rakyat, keamanan dan kepentingan nasional kami."
"Donald Trump dan orang-orangnya menghambur-hamburkan miliaran dolar untuk menerbangkan pesawat pembom B-52 ke kawasan kami ketimbang memerangi pandemi Corona di negara mereka sendiri," papar Zarif.
Menlu Iran menjelaskan, informasi dari Irak menunjukkan AS menyulut konspirasi untuk mencari-cari alasan guna mengobarkan perang.
342/