Menurut Kantor Berita ABNA, Selasa (15/12/2020), Pentagon juga menjadi sasaran gelombang serangan spionase dalam beberapa hari terakhir dan peretas telah mencuri informasi dari kementerian ini.
Departemen Pertahanan dan Departemen Luar Negeri AS termasuk di antara lembaga pemerintah yang diretas dalam serangan siber beberapa hari terakhir.
Para pejabat senior Pentagon mengatakan bahwa musuh-musuh Amerika dapat secara langsung menargetkan pangkalan militer kami.
Menurut pejabat Washington, sebuah tim peretas yang bekerja untuk pemerintah Rusia telah mendapatkan akses ke saluran komunikasi internal Departemen Keamanan Dalam Negeri AS.
Peretasan tersebut adalah bagian dari serangan siber yang juga menargetkan Departemen Keuangan dan Perdagangan AS pada hari Minggu lalu.
Kedutaan Besar Rusia di Washington membantah tuduhan pejabat AS bahwa para peretas Rusia telah menyerang lembaga-lembaga pemerintah AS dan menganggap tuduhan itu tidak valid.
342/