9 September 2016 - 06:54
Keluarga Saudi Refleksi Pohon terkutuk Al-Quran

Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia”. Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran.

Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran, Ayatullah Khamenei mengibaratkan keluarga Saudi sebagai “Syajarah Mal’unah” yaitu si pohon terkutuk.

Dari mana Asal muasal istilah Pohon terkutuk?

Pertama kali istilah tersebut datang dari langit melalui wahyu Allah swt kepada Nabi-Nya Muhammad saww dalam surat Isra ayat 60:

وَإِذْ قُلْنَا لَكَ إِنَّ رَبَّكَ أَحَاطَ بِالنَّاسِ ۚ وَمَا جَعَلْنَا الرُّؤْيَا الَّتِي أَرَيْنَاكَ إِلَّا فِتْنَةً لِلنَّاسِ وَالشَّجَرَةَ الْمَلْعُونَةَ فِي الْقُرْآنِ

Dan (ingatlah), ketika Kami wahyukan kepadamu: “Sesungguhnya (ilmu) Tuhanmu meliputi segala manusia”. Dan Kami tidak menjadikan mimpi yang telah Kami perlihatkan kepadamu, melainkan sebagai ujian bagi manusia dan (begitu pula) pohon kayu yang terkutuk dalam Al Quran.

Allah swt mensifati “Syajarah Mal’unah” sebagai fitnah untuk Manusia.  Para ahli tafsir berpendapat bahwa pohon tersebut adalah pohon neraka Zaqqum. Tafsir ini tertolak karena pohon Zaqqum dineraka tidak menjadi Fitnah terhadap manusia. Keberadaannya adalah Finally dan realita setelah manusia sampai kepada kematian. Setelah kematian sudah tidak ada lagi namanya FITNAH , melainkan  sebuah realita yang harus disesali dan diratapi.

Tafsir lain mengatakan bahwa Pohon terkutuk tidak bisa diartikan dengan arti bahasa, melainkan memiliki arti keturunan seperti didalam surat Ibrahim ayat 24-26:

أَلَمْ تَرَ كَيْفَ ضَرَبَ اللَّهُ مَثَلًا كَلِمَةً طَيِّبَةً كَشَجَرَةٍ طَيِّبَةٍ أَصْلُهَا ثَابِتٌ وَفَرْعُهَا فِي السَّمَاءِ، تُؤْتِي أُكُلَهَا كُلَّ حِينٍ بِإِذْنِ رَبِّهَا ۗ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثَالَ لِلنَّاسِ لَعَلَّهُمْ يَتَذَكَّرُونَ، وَمَثَلُ كَلِمَةٍ خَبِيثَةٍ كَشَجَرَةٍ خَبِيثَةٍ اجْتُثَّتْ مِنْ فَوْقِ الْأَرْضِ مَا لَهَا مِنْ قَرَارٍ.

Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik, akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit, pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat. Dan perumpamaan kalimat yang buruk seperti pohon yang buruk, yang telah dicabut dengan akar-akarnya dari permukaan bumi; tidak dapat tetap (tegak) sedikitpun.

Allamah Thaba’thabai dalam tafsir Mizan berpendapat bahwa “SySajarah” disini memiliki arti keturunan. Refleksi dari Pohon Thayyib adalah Rasulullah saww dan ahlulbayt-nya, sedangkan perwujudan dari pohon terkutuk adalah Bani Umayah.

Bukti sejarah dan Hadist banyak sekali yang mengartikan makna pohon dengan keturunan sebagai misal Rasulullah saww bersabda kepada Ali as,

یا علی أنا و أنت من شجرة واحدة

Wahai Ali! Aku dan engkau dari keturunan yang satu.

Ahli Tafsir dan Hadist Syiah dan Sunnah sepakat menafsirkan Pohon terkutuk dengan Bani Umayah, atau Keluarga yang berprilaku “Bani Umayah” . Mereka yang menafsirkan Bani Umayah diantaranya: Khatib Baghdadi, Turmudzi, Baihaqi, Ibn Jarir,Thabarani,Ibn Mardawaih, Qurthubi dalam tafsir Jami dan Fakhrurazi dalam tafsir Kabir.

Mereka menafsirkan mimpi Nabi Muhammad saww sebagai asbab nuzul turunnya pohon terkutuk. Ketika itu Nabi Saww bermimpi kera-kera bermain diatas mimbar dan membuat masjid Nabi sebagai bahan tertawaan dan tontonan. Setelah itu Rasulullah saww terbangun dan terkejut dengan mimpi tersebut. Beliau sangat gundah gulana dan kemudian Djibril turun membawakan wahyu terkait Bani Umayah yang akan berkuasa pasca beliau wafat.

Sampai detik ini, setidaknya mimpi nabi tersebut masih menjadi momok nyata bagi kaum muslimin. Menjadikan Islam sebagai alat dan bahan tertawaan, melakukan Distorsi besar-besaran atas nama Islam, Bersekutu dengan musuh Allah swt Syaithan Akbar,  Amerika dan Israel, Menyokong pembunuhan dan peperangan diberbagai Negara Islam khusunya Yaman, Suriah, Afghanistan dan Irak.

Sangat pantas jika pemimpin Islam Iran Wali Amr Muslimin Sayid Ali Khamenei,  mensifati keluarga Bani Saud sebagai Pohon terkutuk Zaqqum. Karena karakter dan sifat serta tingkah lakunya sangat mirip dengan keluarga terlaknat Bani Umayyah.

[Abu Syirin Al-Hasan]