2 Januari 2016 - 17:33
Mufti Saudi Dukung Rezim Eksekusi Ulama Islam

Dewan Mufti Agung Arab Saudi sebut eksekusi mati Syaikh Nimr adalah tindakan adil dan bijaksana dari Raja Arab Saudi.

Menurut Kantor Berita ABNA, dewan mufti agung Arab Saudi mengeluarkan pernyataan resmi menyikapi dieksekusi matinya ulama kharismatik Syiah Arab Saudi Ayatullah Syaikh Nimr Baqir al Nimr bersama 46 tahanan lainnya oleh rezim Arab Saudi pada sabtu (2/1) dengan menyebut hal tersebut adalah bentuk keadilan dan kebijaksanaan raja Arab Saudi yang sudah sesuai dengan syariat Islam dan upaya menjaga kedaulatan negara.

Pernyataan resmi secara tertulis tersebut dipublikasikan melalui surat kabar al Riyadh.

Disebutkan sabtu (2/1) kementerian negara Arab Saudi mengeluarkan pernyataan resmi mengenai dieksekusinya ulama Syiah asal Qatif tersebut beserta 46 aktivis Syiah lainnya setelah mendekam di penjara sejak tahun 2012 dengan tuduhan melakukan tindakan subversif dan menghasut umum untuk melakukan makar. Meski tuduhan tersebut tidak terbukti, Syaikh Nimr tetap di vonis hukuman mati oleh mahkamah tinggi kerajaan Arab Saudi.

Eksekusi mati Syaikh Nimr menuai protes dan kecaman keras dari warga muslim Syiah Arab Saudi. Ribuan komunitas Syiah melakukan aksi unjuk rasa mengecam kebijakan rezim Arab Saudi tersebut. Syaikh Nimr adalah ulama besar Syiah Arab Saudi yang kerap melancarkan kritikan kepada rezim Saudi atas ketidak adilan penguasa terhadap minoritas kaum Syiah di negara petro dollar tersebut.