Sayid Ebrahim Raisi, Selasa (12/9/2023) dalam wawancara
dengan stasiun televisi NBC News, menegaskan bahwa pemerintah Republik
Islam Iran akan menggunakan uang senilai 6 miliar dolar Amerika yang
dibebaskan untuk apa pun yang dibutuhkan Iran.
Dalam wawancara dengan reporter NBC News, Lester Holt, Raisi
menuturkan, "Uang ini adalah milik rakyat dan pemerintah Iran, maka dari
itu Republik Islam Iran akan memutuskan akan digunakan untuk apa."
Ia menambahkan, "Masalah kemanusiaan artinya adalah apa pun yang
diinginkan oleh rakyat, oleh karena itu uang ini akan digunakan untuk
kebutuhan rakyat, dan pemenuhan kebutuhan rakyat Iran, diputuskan serta
ditentukan oleh pemerintah."
Media-media AS, Selasa dinihari mengabarkan persetujuan Departemen
Luar Negeri AS, untuk mengecualikan sanksi atas proses transfer uang
Iran, senilai 6 miliar dolar Amerika, dari Korea Selatan ke Qatar.
Menlu AS Antony Blinken mengatakan, "Pengecualian sanksi ini
meliputi transaksi yang dilakukan sejumlah perusahaan seperti perusahaan
minyak nasional Iran, dan Bank Sentral Iran yang sebelumnya sudah
didenda, sehingga uang yang dibekukan di beberapa rekening di Korsel,
ini dapat ditransfer ke rekening di Swiss dan Jerman, kemudian ke
rekening di Qatar, dan uang ini digunakan untuk melakukan transaksi
kemanusiaan sesuai instruksi tertulis pemerintah AS." (HS)
13 September 2023 - 17:37
Kode berita: 1393447
Presiden Iran dalam wawancara dengan stasiun televisi Amerika Serikat mengatakan, uang yang dibebaskan adalah milik rakyat Iran, dan akan digunakan untuk keperluan rakyat.