Dikutip situs Air and Space Forces, Frank Kendall, Kamis
(31/8/2023) mengakui bahwa Angkatan Udara AS, bisa saja menghadapi
konflik dengan Rusia dan Cina, dalam waktu dekat.
Akan tetapi, katanya, Angkatan Udara AS, tidak memiliki kesiapan
yang cukup sebagaimana seharusnya, dan masih terdapat jarak yang cukup
signifikan dalam kesiapan maksimal untuk itu.
"Ancaman sudah ada di sini, sehingga kita harus memikirkan, apakah
kita sudah mengorganisir diri untuk mengadapi ancaman tersebut ? Apakah
kita akan berlatih untuk menghadapi ancaman itu ? Apakah kita sudah siap
dari sisi strukturisasi sebagian besar kewajiban di Departemen Angkatan
Udara, dan Angkatan Dirgantara, sehingga kita bisa menghadapi ancaman
itu ? Jika besok kita diminta berperang melawan sebuah kekuatan besar,
Rusia atau Cina, apakah kita benar-benar siap ?," paparnya.
Kendall menegaskan, "Kita belum siap menghadapi tantangan dan
ancaman sesuai dengan yang dibutuhkan. Menurut saya kita perlu kembali
melakukan optimalisasi atas posibilitas konflik kekuatan besar."
Komandan Angkatan Udara Amerika Serikat itu meyakini bahwa senjata
saja tidak akan cukup untuk menghadapi tantangan dan ancaman dari Cina
dan Rusia. (HS)
3 September 2023 - 17:58
Kode berita: 1390876
Komandan Angkatan Udara Amerika Serikat mengakui bahwa pasukan negara ini tidak memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi ancaman Cina dan Rusia.