Selama beberapa bulan terakhir, rezim Zionis telah menghadapi serangan siber berulangkali yang terjadi bersamaan dengan pengaktifan sirene peringatan bahaya dan jatuhnya balon mata-mata, dan meningkatan ketakutan pemukim dan pejabat Zionis menghadapi eskalasi serangan balasan pasukan perlawanan Palestina.
Media rezim Zionis hari Rabu (14/6/2023) melaporkan bahwa situs web dan fasilitas angkatan udara Israel telah menjadi sasaran serangan siber besar-besaran.
Menurut laporan ini, serangan dunia maya ini melumpuhkan situs web dan sistem radar Angkatan Udara Israel.
Kerapuhan rezim Zionis dalam menghadapi gelombang serangan siber semakin akut ketika situs-situsnya yang paling sensitif, termasuk situs-situs intelijen Israel, Mossad, serta Knesset diretas.(PH)
342/