Dikutip situs Al Malooma, Senin (16/1/2023), pejabat militer Irak itu menuturkan, "Pasukan AS yang ditempatkan di pangkalan militer Ain Al Assad, mengancam Hashd Al Shaabi supaya membatalkan operasinya menumpas Daesh. Ia menambahkan, "Pasukan AS memperingatkan jika operasi tersebut dilanjutkan, maka Hashd Al Shaabi akan diserang, dan akhirnya operasi itu pun ditunda sementara waktu." Menurut pejabat keamanan Irak, operasi Hashd Al Shaabi itu rencananya akan digelar di wilayah Wadi Hauran, di barat Provinsi Al Anbar, dekat perbatasan Suriah, dan informasi akurat terkait pergerakan para komandan dan teroris Daesh di wilayah ini, sudah dikantongi. Sumber keamanan Irak itu menjelaskan bahwa pasukan AS mengetahui dengan baik penambahan jumlah teroris Daesh di wilayah Wadi Hauran, akan tetapi tidak melakukan tindakan apa pun, justru menghalangi operasi pasukan Irak. Di sisi lain, Staf Operasi Bersama Irak, sebelumnya telah menyerahkan tugas untuk membersihkan wilayah Wadi Hauran dari para teroris Daesh, kepada Hashd Al Shaabi. (HS)
342/