Setelah kemenangan Revolusi Islam, minoritas agama bekerja sama dengan orang-orang Muslim Iran untuk melestarikan dan melindungi pencapaian Revolusi Islam, termasuk pengorbanannya dalam perang pertahanan suci tahun 1980 hingga 1988.
Setidaknya, 94 syuhada Kristen, 11 Syuhada Yahudi dan 42 syuhada Zoroaster menjadi bagian dari lembaran sejarah pertahanan suci Iran.
Mohammad Mokhber, Wakil Pertama Presiden Republik Islam Iran hari Minggu (1/1/2023) mengunjungi rumah Syahid Robert Lazar di Tehran, dan mengatakan bahwa keamanan dan kemerdekaan Iran berutang atas pengorbanan para syuhada
"Keluarga syuhada memiliki kontribusi besar untuk Iran dengan kesabaran dan pengorbanan mereka," ujar Mokhber.
Wakil Presiden Iran itu juga mengucapkan selamat hari Natal dan Tahun Baru kepada keluarga syahid Kristen serta mendoakan kesuksesan dan kesehatan bagi keluarganya.
Dalam pertemuan ini, keluarga Syahid Lazar mengungkapkan kenangan dari sosok syahid, dan mendoakan keberhasilan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, pejabat, dan semua orang Iran di hari-hari ini.
Syahid Robert Lazar gugur di Mimak pada tanggal 22 Juli 1988 di usia 22 tahun. Jenazahnya dimakamkan di Pemakaman Kristen Ashuri di Tehran.(PH)
342/