Brigadir Jenderal Mohammad Pakpour, Senin (3/10/2022) mengatakan, anasir-anasir separatis Komala dan Partai Demokratik Kurdistan Iran, sejak beberapa tahun terakhir melakukan sejumlah manuver, mereka mengirim beberapa tim untuk melancarkan aksi teror ke dalam Iran, namun sebagian besar tim ini berhasil diidentifikasi dan dihancurkan setelah masuk ke wilayah Republik Islam Iran.
Ia menambahkan, "Karena manuver-manuver tersebut, beberapa kali kami menyampaikan protes kepada pemerintah Wilayah Kurdistan Irak, mengundang sejumlah pejabat wilayah itu, serta mengirim delegasi ke utara Irak. Setiap tahun kepada mereka disampaikan bahwa tujuan dan target anasir-anasir separatis ini adalah Iran."
Lebih lanjut Komandan AD IRGC menerangkan, "Sebuah negara yang dikenal sebagai sahabat dan tetangga Iran, tidak seharusnya menjadi tuan rumah anasir-anasir separatis dan teroris yang tujuan dan targetnya adalah Republik Islam Iran."
"Pejabat pemerintah Irak harus menunjukan tanggung jawab mereka, dan menempatkan pasukan di perbatasan untuk mencegah masuknya kelompok teroris ke Iran," pungkasnya. (HS)
342/