Menurut Kantor Berita ABNA, Sekretaris Jenderal Forum Internasional Ahlulbait as Ayatullah Reza Ramezani beserta rombongan dalam lawatannya di Lebanon mengadakan pertemuan dengan sejumlah tokoh penting Lebanon baik dari pemerintah maupun dari kalangan alim-ulama. Diantara pertemuan tersebut, adalah melakukan kunjungan ke markas Gerakan Amal di kota Tirus Lebanon.

Dalam kunjungannya ke markaz Gerakan Amal, Ayatullah Ramezani disambut oleh Hujjatul Islam wa Muslimin Syaikh Hasan Abdullah, perwakilan Organisasi Gerakan Amal Lebanon.
Syaikh Hasan Abdullah dalam pertemuan tersebut menyambut hangat kedatangan rombongan dari Forum Internasional Ahlulbait as. Ia berkata, "Aktivitas dakwah dan kebudayaan Allamah Sayid Abdul Husain Syaraf al-Din dan Imam Musa Shadr telah memberi pengaruh besar atas terciptanya hubungan harmonis dan kerukunan antar umat beragama dan pengikut antar mazhab di kawasan ini. Kami telah menyaksikan tidak ada pertikaian dan perselisihan yang terjadi antar penganut agama yang bebeda di kawasan ini. Yang adalah kerukunan dan kehidupan harmonis dengan hidup berdampingan satu sama lain. Kehadiran warga negara asing dari berbagai bangsa yang beragam dan juga kehadiran pasukan keamanan PBB telah menguatkan terciptanya stabilitas keamanan di kawasan ini, sehingga pihak musuh tidak punya jalan dan cara untuk ikut campur tangan terutama dalam menciptakan perselisihan di kawasan ini."

Lebih lanjut ia menambahkan, "Dengan dukungan dan kerjasama dengan Forum Internasional Ahlulbait as kami yakin, dakwah Ahlulbait as ini akan berjalan lancar dan membantu tetap terciptanya kehidupan yang stabil di kawasan ini."
Ayatullah Ramezani dalam pertemuan tersebut menyampaikan apresiasinya akan semakin kuatnya hubungan dan kedekatan antara Hizbullah dengan Gerakan Amal. Ia berkata, "Persatuan ini telah menciptakan semakin menguatnya posisi gerakan muqawamah, persatuan Islam dan juga semakin memperkokoh persatuan nasional negara ini. Kami telah menyaksikan dalam lawatan kami ini, alim ulama di negara ini memiliki ruhiyah yang tinggi untuk tetap menjaga persatuan dan keutuhan. Sehingga dengan adanya ikatan kuat ini, pihak musuh yang telah berupaya keras menciptakan perpecahan tidak akan berhasil dan menemukan kegagalan. Baik itu dalam upayanya menciptakan fitnah perpecahan antar penganut agama maupun antar pengikut mazhab dalam internal umat Islam."
Sekjen Forum Internasional Ahlulbait as lebih lanjut menambahkan, "70 tahun yang lalu diterbitkan sebuah buku dengan judul Qom, yang dalam buku tersebut memuat hasil penelitian yang mendetail mengenai sejarah dan perkembangan Hauzah Ilmiah Qom dan juga mengenai ulama marja dan kondisi para santrinya. Banyak yang mengatakan, apa manfaat dari diterbitkannya buku tersbeut. Sebagian mengatakan pembuatan dan penerbitan buku itu sia-sia. Sementara pihak musuh memanfaatkan informasi dan data dari buku tersebut untuk lebih mengenal hauzah ilmiah dan berupaya menciptakan perpecahan di dalamnya, termasuk membuat konspirasi agar terjadi perselisihan antara maraji dan ulama. Kita harus benar hati-hati dan waspada. Musuh akan terus melakukan konspirasi untuk meloloskan target jahat mereka. Kita telah banyak menyaksikan konspirasi mereka hadir ditengah-tengah kita."

"Kita yakin bahwa kehadiran Nabi Muhammad saw dan Ahlulbait as adalah untuk semua umat Islam. Dan kita di masa sekarang harus tetap berpegang pada prinsip ini, untuk membangun keharmonisan dan kerukunan antar internal umat Islam. Kedekatan dan kesepahaman dengan Ahlusunnah harus terus ditingkatkan. Kita tidak boleh terpengaruh dan terpedaya dengan fitnah kelompok-kelompok takfiri dan kejahatan kelompok teroris ISIS. Syaikh Hasan Abdullah telah melaporkan bahwa telah rutin diadakan dialog antar agama setiap 6 bulan sekali di tempat ini. Ini adalah berita yang sangat baik dan upaya mendekatkan penganut antar agama harus terus ditingkatkan. Allamah Syaraf al-Din dan Imam Musa Shadr adalah pembawa bendera gerakan persatuan. Kehadiran Imam Musa Shadr di gereja-gereja telah merintis jalan bagi maraknya dialog antara penganut agama."
Pada bagian akhir penyampaiannya, Ayatullah Ramezani dengan berkata kepada perwakilan Gerakan Amal Lebanon, menyebutkan kesiapan Forum Internasional Ahlulbait as menjalin kerjasama lebih erat dengan Gerakan Amal.