Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Ali Shamkhani, Minggu (24/10/2021) di akun Twitternya menulis, Israel lebih baik berpikir soal penyediaan anggaran rekonstruksi kerusakan akibat serangan balasan Iran, daripada menganggarkan dana untuk melancarkan kejahatan terhadap Tehran.
Sebelumnya Kanal 12 televisi Israel mengabarkan rencana Tel Aviv untuk menganggarkan dana 1,5 miliar dolar dalam rangka memperkuat kemampuan serangan ke fasilitas nuklir Iran.
Menurut TV Israel, dana ini akan digunakan untuk melancarkan serangan potensial ke fasilitas nuklir Iran, termasuk fasilitas bawah tanah.
Menanggapi hal ini, Wakil tetap Iran di PBB, Majid Takht Ravanchi beberapa waktu lalu dalam suratnya untuk Ketua Periodik Dewan Keamanan PBB memperingatkan segala bentuk kalkulasi keliru, dan petualangan militer Israel. (HS)
342/