12 Oktober 2021 - 16:28
Rakyat Irak Menentang Normalisasi dengan Israel dalam Bentuk Apapun

Rakyat Irak Menentang Normalisasi dengan Israel dalam Bentuk Apapun

Menurut Kantor Berita ABNA, mengacu pada adanya tindakan kelompok oposisi mengadakan pertemuan di Ebil, Sayid Haidar Husaini dari Nasiriyah berkata, "Kami sebagai pihak yang paling bertaggungjawab atas keamanan para peziarah Arbain akan menjamin keamanan dan menentang pertemuan Erbil. Pertemuan tersebut mengkhianati rakyat Irak."

Dalam wawancaranya dengan ABNA, dia menambahkan, "Dari beberapa bulan terakhir, ada desas-desus bahwa sebuah misi sedang berlangsung untuk menormalkan hubungan antara Irak dan Israel. DIsebutkan pertemuan tersebut dihadiri delegasi Sunni, Syiah dan Kurdi. Pertemuan Erbil adalah pertemuan jahat dan konspirasi untuk merusak kepribadian Irak.  Tokoh-tokoh Irak mengutuk pertemuan tersebut, dan kami menyerukan tindakan lain mengenai pertemuan Erbil."

Ketua Mahd al-Akbar tersebut menyebut pertemuan Erbil sebagai langkah pertama untuk menormalkan hubungan antara Irak dan Israel. "Kami memanfaatkan momen Arbain untuk mengkampanyekan penentangan pertemuan Erbil yang memiliki misi untuk normalisasi dengan israel. Agar semua rakyat mengetahui dan juga melakukan penentangan yang sama."

"Atas nama prosesi Husaini di Irak, kami meminta pemerintah Irak untuk mengutuk pertemuan Erbil dan bertindak tegas kepada mereka yang hadir dalam pertemuan tersebut. Pertemuan tersebut adalah tindakan kriminal yang bertentangan dengan hukum Irak. Jika pemerintah Irak tidak mengambil tindakan, maka rakyat Irak akan menjalankan kewajibannya dalam hal ini sesuai dengan fatwa syariah dan tanpa perlu izin dari pemerintah." Tegasnya. 

Mengacu pada bantuan Iran ke Irak dalam perang melawan ISIS, Sayid Haidar Husaini berkata, "Irak mengalahkan kelompok teroris ISIS, musuh Islam, berkat Mujahidin dari Irak dan Republik Islam Iran. Kemenangan ini terjadi berkat darah para syuhada dan dengan syahidnya para syuhada, ziarah Arbain dilanjutkan. Republik Islam Iran telah membantu untuk membangun keamanan di Irak, dan kami berharap bantuan Iran kepada Angkatan Bersenjata Irak akan terus meningkatkan keamanan untuk ziarah Arbain, Iran dan Irak adalah satu negara."