Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Lawrence J. Haas dalam artikelnya yang dimuat majalah mingguan Amerika Serikat, Newsweek, Rabu (29/9/2021) menulis, “Masuknya Iran ke SCO, sebuah blok Euroasia yang dipimpin Rusia dan Cina, akan memberikan potensi besar untuk membatasi kebijakan AS, Israel dan negara-negara Barat dalam menghadapi program nuklir, dan hegemoni Iran.”
Haas menganggap sikap Barat yang memusatkan konsentrasi pada masalah nuklir Iran sebagai sikap yang keliru.
“Dengan hanya fokus pada manuver kesepakatan nuklir Iran, Barat akan kehilangan target yang lebih strategis. Apa pun masalahnya, baik itu kemajuan nuklir Iran, atau perilaku regional Tehran, masuknya negara ini ke SCO akan meningkatkan masalah strategis yang serius bagi AS, Israel dan Barat,” imbuhnya.
Ia menambahkan, “Sederhananya, AS dan sekutunya harus berpikir lebih serius sebelum mengambil langkah militer untuk menghentikan aktivitas nuklir Iran, atau untuk tujuan lain, karena Republik Islam sekarang sudah menjadi bagian dari pakta keamanan dengan Cina dan Rusia, dua kekuatan nuklir yang terus berusaha melemahkan AS di arena internasional.”
Lawrence Haas menegaskan, “Masuknya Iran ke SCO akan mengurangi isolasi negara ini di dunia, dan memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain internasional.” (HS)
342/