Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Hadi Al Ameri, Rabu (29/9/2021) menuturkan, serangan rezim Zionis Israel ke markas pasukan relawan rakyat Irak, adalah upaya untuk mematahkan dinding baja yang dibangun guna membendung upaya pemulihan hubungan dengan Israel.
Pada saat yang sama Hadi Al Ameri menekankan pentingnya partisipasi luas masyarakat Irak dalam pemilu untuk menjaga keberadaan pasukan relawan rakyat.
"Aliansi Fatah sudah melakukan perlawanan, dan mengangkat senjata untuk melindungi Irak," ujarnya.
Pemilu parlemen kelima Irak rencananya akan diselenggarakan pada Oktober 2021. Pemilu parlemen Irak kali ini akan memperebutkan 239 kursi, dan mereka kelak akan memilih perdana menteri serta pemerintahan baru negara ini. (HS)
342/