Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , juru bicara Hamas Fawzi Barhoum pada hari Senin (27/9/2021) mengatakan, posisi Irak mengungkapkan keaslian negara saudara ini, dan cinta dan persahabatan untuk cita-cita Palestina dan rakyatnya.
Barhoum menekankan penentangannya terhadap semua bentuk normalisasi hubungan dengan rezim Zionis. Dia menyerukan bangsa-bangsa Arab dan Islam untuk bersatu melawan normalisasi hubungan dengan Israel.
Jubir Hamas itu juga menyerukan agar berusaha untuk menyediakan semua faktor bagi stabilitas rakyat Palestina dalam melawan penjajahan dan proyek-proyeknya.
Sementara itu, jubir Hamas lainnya, Hazem Qassem juga memuji sikap pemerintah Irak dalam membela perjuangan rakyat Palestina dan menentang normalisasi hubungan dengan rezim Zionis.
Sebuah konferensi untuk mendukung normalisasi hubungan dengan rezim Zionis diadakan di Erbil, Kurdistan Irak, pada hari Jumat. Konferensi ini dihadiri sekelompok pemimpin suku di Irak barat dan beberapa pemimpin rezim Ba'ath yang terguling.
Kegiatan tersebut memicu protes dan reaksi keras dari tokoh-tokoh politik dan agama di Irak. Pengadilan Irak juga telah mengeluarkan surat perintah penangkapan bagi peserta konferensi di Erbil. (RA)
342/