Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) - ABNA , Rabu (15/9/2021), pemerintah Arab Saudi sudah menjalin kontak dengan Israel untuk membeli sistem pertahanan udara dari rezim itu.
Media-media AS baru-baru ini mengabarkan, Washington sudah menarik sistem pertahanan udaranya dari wilayah-wilayah di sekitar kota Riyadh.
Associated Press melaporkan, baterai-baterai sistem rudal THAAD, dan Patriot sudah dikeluarkan dari pangkalan udara Prince Sultan di sekitar Riyadh, tanpa keributan.
Situs Breaking Defense mengutip sumber Israel mengabarkan, Saudi saat ini sedang mengkaji dengan serius beberapa sumber alternatif impor sistem pertahanan udara termasuk dari Cina, Rusia, dan Israel. (HS)
342/