Menurut kantor berita Ahl al-Bayt (AS) -Ibna, Dikutip Reuters, Senin (30/8/2021), Kemenlu Inggris mengaku akan mengakui Taliban sebagai sebuah pemerintahan jika kelompok itu memerangi terorisme.
"Kami meragukan komitmen Taliban untuk tidak melakukan aksi balasan terhadap pasukan asing, dan mempermudah proses penarikan warga asing secara aman dari Afghanistan," imbuhnya.
Menurut Kemenlu Inggris, jika Taliban ingin diperlakukan sebagai sebuah pemerintahan, maka mereka harus memerangi terorisme secara serius.
Sebelumnya Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan, "Meski kami kecewa dengan cara kami keluar dari Afghanistan, namun harus dipahami bahwa dalam rangka membela dan mendukung Amerika Serikat, kami bersama negara ini memasuki Afghanistan, dan meski sekarang kami keluar dari Afghanistan bersama AS, tapi perwakilan kami di kawasan tetap ada." (HS)
342/