Menurut Kantor Berita ABNA, Islamofobia merupakan instrumen terpenting bagi para politisi Barat untuk menutupi kegagalan mereka," ujarnya dalam sebuah pidato di kota Istanbul, seperti dilansir kantor berita Anadolu, Senin (12/4/2021).
"Sekarang media massa, akademisi, penulis, menteri juga mulai menggunakan 'metode populis ini,' yang digunakan oleh kelompok termaginalkan di masa lalu," kata Erdogan.
Dia menuturkan bahwa lebih dari 900 serangan rasis tercatat di Jerman saja, termasuk 400 serangan terhadap orang Turki. Meskipun ada pembatasan yang terkait virus Corona, namun 121 serangan terjadi terhadap sejumlah masjid dan lembaga-lembaga Islam.
Di bagian lain, Erdogan juga berbicara tentang meningkatnya pengaruh warga Turki di Eropa, dan fenomena ini memicu kekhawatiran para pejabat Eropa. (RM)
342/