Menurut Kantor Berita ABNA, saat meninjau sejumlah capaian baru nuklir di Hari Nasional Teknologi Nuklir Iran menuturkan, IAEA, Amerika Serikat, dan Eropa berutang pada Iran, dan negara-negara industri besar dunia lain harus membayar utangnya pada Iran.
Ia menambahkan, "Jika Barat berpikir dengan benar, maka sebenarnya kekhawatiran mereka atas industri nuklir Iran tidak pada tempatnya, jika mereka memperhatikan dengan baik tujuan Republik Islam Iran, juga moral dan keyakinan yang dianut negara ini, dapat dipastikan mereka tidak akan memiliki sensitivitas semacam itu."
Rouhani menjelaskan, "Karena biasanya mereka (Barat) menggunakan teknologi ini di belahan dunia lain, maka ia mengira semua sama dengan dirinya, menganggap kami sama dengan mereka, dan terkadang menyampaikan kekhawatiran."
Menurut Presiden Iran, tujuan teknologi nuklir Tehran sejak awal sudah jelas, dan teknologi ini dimanfaatkan dalam berbagai bidang nasional mulai dari industri, pertanian, hingga kedokteran, dan yang terpenting adalah bidang energi.
"Seluruh aktivitas nuklir kami damai, dan semua aktivitas kami bertujuan non-militer," pungkasnya. (HS)
342/