Menurut Kantor Berita ABNA, ulama marja taklid Syiah bermukim di kota Qom Iran Ayatullah al-Uzhma Nuri Hamadani dalam pertemuannya dengan Wakil Menteri Pertanian Iran, Kepala Departemen Kehutanan dan Kepala Organisasi Pengelolaan Hutan dan Daerah Alitan Sungai di ruang kerjanya, menyinggung pentingnya penanaman pohon dan pelestarian alam. Agama Islam menurutnya sarat dengan riwayat yang menganjurkan penanaman pohon dan membuat sumber mata air yang dapat dimanfaatkan orang banyak. Disebutnya pahala atas aktivitas tersebut akan terus mengalir bagi yang melakukannya.
Lebih lanjut Ayatullah Hamadani mengingatkan, menjalankan gaya hidup sederhana dan menunjukkannya ke publik adalah salah satu tugas pejabat negara dan publik figur. Ia berkata,"Hari ini kita harus membangun sistem budaya, ekonomi, politik dan sosial dalam rangka melawan arogansi global berdasarkan prinsip asli Islam."
"Tuhan telah menyebutkan dalam Alquran penyediaan kebutuhan duniawi melalui pertanian dan peternakan, rezeki terbaik adalah yang diperoleh melalui dua cara ini." Ungkapnya.
Guru besar Hauzah Ilmiah Qom tersebut berkata, “Selama ada penindasan, kemiskinan dan kebodohan dalam masyarakat, kita tidak dapat membentuk sistem budaya, sosial, ekonomi dan politik berdasarkan ajaran Islam. Kita harus melawan penindasan, ketidakkeadilan, dan melawan kebodohan melalui ilmu pengetahuan dan budaya. Kita harus menciptakan kemakmuran dalam menghadapi kemiskinan."
Ayatullah Nuri Hamadani mengacu pada pentingnya menjaga kelestarian sumber daya alam dan perluasan arborikultur menambahkan, “Dorongan dan pembinaan budaya dalam masyarakat sangat penting untuk mencapai hal tersebut. Dengan membangun sistem kehidupan di negara tersebut maka akan tercipta kemakmuran dan kesejahteraan. "
Ulama marja taklid Syiah ini juga berkata, "Imam Khomeini rahimahullah dalam Sahifah berkata bahwa sistem komunis adalah sistem khusus dan sistem kapitalis di Barat juga merupakan sistem khusus, dan juga Islam memiliki sistem khusus tersendiri. Kita melalui revolusi Islam Iran telah meminggirkan paham kapitalisme dan komunisme dan kita memilih mempraktikkan sistem pemerintah Islam di negara ini."
"Hari ini, Amerika, Zionis dan Saudi bekerja sama untuk mempersiapkan banyak rencana dan konspirasi melawan Revolusi Islam, dan kita harus waspada terhadap mereka," kata Ayatullah Hamadani.
Disebutkan tanggal 6-13 Maret (15-22 Isfand) di Iran dinamai sebagai Pekan Nasional Sumber Daya Alam, di mana hari pertamanya, tanggal 6 Maret adalah Hari Penanaman Pohon Nasional.