Menurut Kantor Berita ABNA, Adi Al Shaalan, Selasa (2/3/2021) menuturkan, Kedubes Amerika sedang berusaha merusak struktur sosial Irak, dan menghancurkan citra Hashd Al Shaabi dengan bantuan pasukan siber.
Ia menambahkan, Kedubes Amerika di Baghdad mengendalikan serangan hebat terhadap pasukan penentang kehadiran pasukan Amerika di Irak.
Intervensi Kedubes Amerika di Irak mencapai puncak seiring dengan menyalanya api sektarianisme dan pengerahan pasukan siber untuk merusak Hashd Al Shaabi.
"Pengaktifan sistem pertahanan C-RAM di Kedubes Amerika, melanggar norma diplomatik, dan campur tangan Kedubes Amerika atas urusan dalam negeri Irak harus dihentikan," pungkasnya. (HS)
342/