27 Februari 2021 - 13:32
Senator AS Protes Serangan Washington ke Suriah

Senator AS dari negara bagian Vermont mengungkapkan kekhawatiran mendalamnya atas serangan Amerika ke sejumlah wilayah di timur Suriah.

Menurut Kantor Berita ABNA, Bernie Sanders Jumat (26/2/2021) di statemennya seraya mengungkapkan kekhawatiran atas serangan jet tempur AS ke timur Suriah menekankan, "Di tahun 2019, DPR meratifikasi undang-undang mengakhiri partisipasi negara ini di perang Yaman. Ini langkah penting dan bersejarah DPR serta harus berlanjut."

Juru bicara Departemen Pertahanan AS, John Kirby hari Jumat menyatakan, militer negara ini atas instruksi langsung Presiden Joe Biden mengirim dua jet tampur F-15 dan menembakkan tujuh peluru kendali ke wilayah Al-Bukamal di Suriah, di mana sembilan bangunan berhasil dihancurkan dan dua gedung lainnya rusak sebagian.

Sejumlah senator Amerika hari Jumat memprotes langkah militer Amerika Serikat menyerang Suriah.

Tim Kaine, senator Demokrat Amerika saat merespon serangan ini menambahkan, langkah militer asing tidak sah tanpa kesepakatan DPR dan di kondisi non darurat nasional.

Amerika Serikat sejak tahun 2014 dengan dalih memerangi kelompok teroris Daesh (ISIS) menduduki wilayah Suriah secara ilegal dan meski Damaskus berulang kali memprotes kehadiran ilegal ini, namun Washington masih tetap bercokol di negara ini.

Kehadiran ilegal AS di Suriah dengan dalih memerangi terorisme terjadi ketika menurut pengakuan Mantan presiden Donald Trump, Washington faktor utama kemunculan kelompok teroris termasuk Daesh.

Menurut berbagai laporan resmi, Amerika sampai saat ini mengirim miliaran dolar senjata dan peralatan perang kepada teroris di Suriah. (MF)

342/