Menurut Kantor Berita ABNA, Fouad Ibrahim di akun Twitternya menulis, dua ledakan bom bunuh diri di Bundaran Al Tayaran, Baghdad, dan berita fiktif serangan rudal Yaman ke Riyadh yang dilakukan oleh salah satu pihak yaitu Arab Saudi dan sekutu-sekutunya, bisa saling terkait.
Fouad Ibrahim menambahkan, berita serangan rudal ke Riyadh terjadi bersamaan dengan proses peninjauan ulang keputusan Donald Trump memasukkan Ansarullah ke daftar organisasi teroris asing Amerika. Hal itu juga merefleksikan krisis rezim Saudi dalam perang melawan Yaman, serta kekhawatiran Riyadh atas perhatian pemerintah baru Amerika terhadap agresi Saudi ke Yaman.
Akibat 2 ledakan bom bunuh diri di Baghdad pada 21 Januari 2021 oleh kelompok teroris Daesh di Bundaran Al Tayaran puluhan warga Irak tewas dan terluka.
342/