14 April 2020 - 06:26
PLTN Busher Produksi Listrik 43 Miliar KWH

Kepala Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr, Reza Banazadeh mengumumkan produksi listrik sebesar 43 miliar kwh.

(ABNA24.com) Reza Banazadeh dalam sebuah wawancara pada Minggu malam mengatakan bahwa aktivitas PLTN Bushehr, Iran, sebagaimana pembangkit listrik tenaga nuklir lainnya di dunia terus dievaluasi oleh Badan Energi Atom Internasional (IAEA).

"Kegiatan pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr di tahun lalu telah diperiksa dan mendapat lisensi keamanan dari para pakar Asosiasi Operator Nuklir dunia (Wano), yang menunjukkan keahlian, kemampuan, dan  tanggung jawab para ahli Iran," ujar Banazadeh.

Kepala PLTN Bushehr dalam wawancara ini menyinggung penutupan reaktor nuklir ini selama dua bulan setelah berhasil memproduksi listrik selama 10 bulan.

"Pembangkit listrik tenaga nuklir Busher sesuai dengan program tahunan memproduksi listrik lebih dari 300 hari. Pada hari Minggu dihentikan untuk mengganti bahan bakar nuklirnya. Selama pertukaran bahan bakar ini, sepertiga dari bahan bakar reaktor nuklir diganti dengan bahan bakar baru," ucap pejabat instalasi nuklir Iran.

"Ini adalah saat yang tepat untuk memastikan semua peralatan dalam kondisi baik, sekaligus untuk memeriksa dan memperbaiki peralatan dasarnya," papar Banazadeh.

Unit pertama dari pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr terhubung ke jaringan listrik nasional Iran pada 2011 dengan kapasitas 1.000 megawatt.

Operasional unit 2 Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr dilakukan pada 10 November 2019.

Setelah operasional unit kedua dan ketiga dari pembangkit listrik tenaga nuklir Bushehr, kapasitas tenaga nuklir Iran meningkat menjadi 3.114 megawatt.

............
340