28 Juli 2026 - 22:12
Cinta kepada Imam Husain a.s. Membuat Panasnya Jalur Arba’in Mudah Ditanggung

Seorang peziarah dari Provinsi Isfahan, dengan menyatakan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti jalan kaki Arba’in, mengatakan: Meskipun cuaca panas, cinta kepada Imam Husain a.s. memberi manusia kekuatan untuk menerima panasnya udara dengan sepenuh jiwa. Saya pun memutuskan tahun depan akan hadir dalam pertemuan spiritual agung ini bersama anak-anak saya.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Ibu Malakutkhah, peziarah Arba’in dari kota Isfahan, di jalur Najaf menuju Karbala, dengan merujuk pada kehadiran pertamanya dalam jalan kaki Arba’in, menyatakan: Selama bertahun-tahun saya merindukan kehadiran dalam perjalanan ini, tetapi karena kondisi kehidupan dan memiliki dua anak kecil, taufik ini belum tersedia bagi saya.

Ia menambahkan: Sekitar 10 tahun lalu, suami saya pernah mengikuti jalan kaki Arba’in sendirian. Karena kondisi cuaca dan beratnya perjalanan, kami membayangkan bahwa perjalanan ini akan sulit bagi keluarga. Namun tahun ini, kami berdua dapat mengikuti acara ini dan memperoleh pengalaman yang sangat manis serta tak terlupakan.

Peziarah Arba’in ini, dengan menyatakan bahwa ia sepenuhnya puas dengan perjalanan ini, mengatakan: Kini, meskipun kami memiliki anak kecil dan bayi, kami telah memutuskan, jika Allah menghendaki, tahun depan kami juga akan hadir dalam jalan kaki Arba’in bersama anak-anak kami. Sebab cinta kepada Imam Husain a.s. memberi manusia kemampuan untuk menerima panasnya udara dengan sepenuh jiwa.

Malakutkhah, dengan menegaskan bahwa daya tarik utama jalur ini adalah kecintaan kepada Sayyidus Syuhada a.s., menyatakan: Jika bukan karena cinta kepada Imam Husain a.s., sedikit sekali orang yang bersedia menanggung panas seperti ini. Tentu saja, layanan dan jamuan maukib-maukib juga sangat baik, dan hal ini memiliki peran penting dalam ketenangan serta kenyamanan para peziarah.

Ia juga memuji layanan maukib Astan Suci Hazrat Fatimah Maksumah s.a. dan menyatakan: Ketika melewati depan maukib tersebut, fasilitas dan layanan beragamnya menarik perhatian saya. Layanan seperti perbaikan kereta bayi, perbaikan kursi roda, jahit-menjahit, dan berbagai bagian pelayanan lainnya bagi saya sangat menarik dan melampaui harapan. Hal itu menunjukkan bahwa maukib ini, dengan pandangan yang menyeluruh terhadap kebutuhan para peziarah, bergerak di jalur pelayanan kepada para pecinta Aba Abdillah al-Husain a.s.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha