28 Juli 2026 - 22:03
Financial Times: Iran dengan Membangun Kembali Kemampuan Rudalnya Telah Membuat Perhitungan Amerika dan Israel Menjadi Lebih Rumit

Harian Inggris Financial Times dalam sebuah laporan, dengan merujuk pada kinerja Iran dalam beberapa bulan terakhir, menulis bahwa Republik Islam, meskipun menghadapi serangan luas, mampu mempertahankan kemampuan rudalnya dan dengan cepat membangun kembali kapasitas militernya. Hal ini membuat perhitungan Amerika dan rezim Zionis menjadi semakin rumit.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Berdasarkan laporan Financial Times, Iran bahkan setelah serangan-serangan berat, tetap melanjutkan serangan rudal presisi terhadap berbagai target dan menunjukkan bahwa kekuatan rudalnya masih terjaga. Financial Times mengklaim bahwa serangan-serangan ini juga menargetkan sejumlah pangkalan dan fasilitas militer Amerika serta sekutunya di kawasan.

Laporan ini, dengan merujuk pada pandangan para pakar militer Barat, menambahkan bahwa Teheran telah mengambil pelajaran dari pengalaman serangan-serangan sebelumnya. Dengan mengandalkan infrastruktur bawah tanah dan kemampuan dalam negeri, Iran berhasil membangun kembali dan memperbarui bagian penting dari kapasitas rudalnya.

Nicole Grajewski, peneliti program rudal balistik Iran di Institut Hubungan Internasional Prancis, dalam wawancara dengan harian tersebut menegaskan bahwa para insinyur Iran mampu mempertahankan kemampuan produksi dan rekonstruksi sistem rudal, serta memanfaatkan fasilitas bawah tanah untuk melanjutkan proses tersebut.

Financial Times juga menyinggung kekhawatiran para pejabat Amerika terkait menurunnya persediaan rudal-rudal pencegat. Harian itu menulis bahwa penggunaan luas sistem-sistem tersebut dalam beberapa bulan terakhir telah menekan kemampuan pertahanan Amerika dan sekutunya. Persoalan ini akan memainkan peran penting dalam pengambilan keputusan Washington di masa mendatang.

Dalam lanjutan laporan tersebut disebutkan bahwa Iran secara bertahap menggunakan rudal-rudal yang lebih maju dan lebih presisi; hal yang membuat proses pencegatannya menjadi semakin sulit. Menurut harian ini, rudal-rudal seperti Kheibar Shekan, karena memiliki kemampuan manuver pada tahap akhir penerbangan, menciptakan tantangan serius bagi sistem-sistem pertahanan udara.

Pada bagian akhir, harian ini menyimpulkan bahwa meskipun berbagai serangan telah dilakukan, kemampuan rudal Iran tidak hancur dan tetap menjadi faktor daya tangkal yang penting. Menurut para pakar, hal ini membuat perencanaan militer Amerika dan rezim Zionis menghadapi kerumitan yang lebih besar.

Komentar Anda

You are replying to: .
captcha